10 Lokasi Hits Instagramable di Palembang


Tak menutupi kalau saat ini Instagram menjadi salah satu aplikasi media sosial yang hitz. Banyak anak-anak remaja kekinian mencari lokasi-lokasi yang baru untuk berfoto dan upload ke akun Instagram pribadi. Tidak berapa lama akan muncul jumlah likes yang banyak. Biasanya kita akan ikutan kekinian dengan mencari tempat yang Instagramable! Yes!

Eits… sebelum kamu jadi anak kekinian dengan foto di tempat Instagramable, kamu harus tahu juga dong sejarah di tempat itu biar lebih afdol dan tak hanya sekedar selfie sesaat. Nah, buat kamu yang akan ke Palembang, tenang banyak hal yang dapat kamu lakukan karena banyak lokasi yang instagramable di Palembang kok. Dijamin kalian tidak bingung dengan objek apa atau lokasi mana yang bikin kita keren. Yuk, jelajahi!

(1) Kampung Arab Al Munawar 13 Ulu

Kampung? Ya! Ini bukan sembarang kampung karena di sini lah kita bisa melihat bangunan-bangunan rumah tempo dulu yang sudah berumur lebih dari 200 tahun! Semua bangunan di kampung arab Al Munawar 13 Ulu ini masih tetap terjaga orisinalitas dari dulu. Serius?! Tentu dong, dulunya kampung ini didatangi oleh seorang tokoh sepuh keturunan Arab yang membawa ilmu Islam ke kampung tersebut. Nama kampung itu akhirnya diambil dari tokoh sepuh tersebut yaitu Habib Hasan Abdurrahman Al-Munawar.

Rumah panggung berusia 200 tahun

Kampung ini menjadi kawasan warga Palembang keturunan Arab yang melakukan aktifitas di pinggiran Sungai Musi. Berada di kampung arab ini kita akan merasakan kehangatan warga dan suasana timur tengah dengan corak arsitektur Eropa. So, tempat ini layak dapat predikat Instagramable!

(2) Museum Bala Putera Dewa

Apa?! Ke museum? Tenang museum yang ada di Jalan Srijaya KM 5 ini berada di pusat kota Palembang. Banyak bekas peninggalan kuno Kerajaan Sriwijaya. Berkunjung ke Museum Bala Putera Dewa kita akan mendapat pengetahuan baru tentang sejarah manusia zaman Megalith dan juga menariknya kita bisa berfoto di Rumah Limas yang ada di pecahan uang Rp 10.000 juga loh!

Museum Bala Putera Dewa memiliki 3 ruangan pameran yang besar dan luas. Kaya akan budaya dan sejarah maka museum ini layak dikunjungi apabila sedang berada di Palembang. Jangan berpikiran akan merasa bosan karena di sini tersembunyi cerita-cerita klasik yang akan bikin kalian tersenyum. Maka tempat ini layak dicap Instagramable!

(3) Jalan Sekanak

Kamu suka melihat bangunan kuno khas arsitektur Belanda? Maka jalan Sekanak adalah jawabannya. Lokasi yang berdeketan dengan ikon kota Palembang, Jembatan Ampera, hanya ikutin jalan lurus maka kita akan sampai di Jalan Sekanak. Di sepanjang jalan Sekanak kita akan menemukan bangunan-bangunan kuno arsitektur Belanda. Selain itu, kamu juga akan melewati sungai Sekanak, merupakan sisa anak sungai Musi dari 3 anak sungai yang pernah ada. Dua di antaranya yaitu sungai Tengkuruk dan sungai Kapuran yang sudah ditimbun pemerintahan colonial Belanda yang kini menjadi jalan Jenderal Sudirman dan jalan Merdeka.

Selama berjalan kaki di sekitaran jalan Sekanak, kita akan menemukan bangunan tua seperti bekas gedung kantor van Jacobson van Den Berg. Gedung ini dulunya bergerak di perdagangan ekspor impor yang membentuk perusahaan di Palembang untuk pembelian karet dan kopi. Ya, dulunya Palembang menjadi kota dengan rempah-rempah terbaik. Namun saat ini, gedung van Jacobson sudah tidak berfungsi lagi dan nampak usang dengan kesan mistis yang kuat. Maka bagi kamu yang senang menjelajah mistis tempat ini sangat Instagramable berfoto di gedung tua.

(4) Kantor Walikota Palembang

Kalau kamu masih berada di jalan Sekanak, berjalan menuju arah lalu lintas maka akan bertemu dengan jalan Merdeka. Dari sana kita akan menemukan bangunan tinggi berwarna putih mencolok. Bangunan tinggi ini sekarang menjadi kantor Dinas Walikota Palembang. Dulunya, bangunan tersebut menjadi menara air atau lebih dikenal sebagai Gedung Ledeng. Dengan tinggi 35 m, gedung Ledeng ini dulunya menjadi saranan menyediakan air bersih di zaman kekuasaan Belanda.

Air yang digunakan adalah berasal dari air sungai Musi. Jangan kaget, pada masa itu dan sekarang, sungai Musi menjadi pemenuhan kebutuhan warga pinggiran sungai akan air. Boleh dikatakan one stop washing, mulai dari mencuci makanan, mandi, mencari ikan sampai berenang. Kalau mau melihat megahnya gedung Ledeng ini boleh datang di malam hari, karena akan gemerlap dengan warna-warni lampu LED.

(5) Al-quran Al Akbar

Sayang sekali kalau kamu tidak mengunjungi karya unik terbesar dan pertama di dunia dalam bentuk Al-Quran berisi 30 juz. Berlokasi di Pondok Pesantren Al Iksaniyah Gandus Palembang, Al-Quran Al Akbar terbesar ini dibuat menggunakan kayu tembesu dengan cara dipahat dengan indah. Di setiap lembar al-quran di pahat dengan corak dasar kayu coklat dengan huruf arab timbul warna kuning. Lengkap dengan motif kembang di bagian tepi yang menunjukkan ciri khas Palembang.

Lokasi ini banyak digunakan para pasangan yang melakukan foto pra-wedding bernuansa Islamic. Dengan menggunakan kendaraan pribadi kita bisa berpose nuansa Islamic dan menjadikannya Instagramable.

(6) Pulau Kemarau

Dari sini lah legenda pulau Cinta berkembang. Berada sekitar 6 km dari Jembatan Ampera menggunakan perahu kayu atau boot maka kita akan menuju ke Pulau Kemarau. Delta sungai yang membentuk pulau sekitar 30 hectar ini terletak di daerah industri yaitu pabrik pupuk Sriwijaya, Pertamina Plaju dan Sungai Gerong. Berhubung kosa kata orang Palembang berakhiran o, maka pulau Kemarau pun dikenal sebagai Pulau Kemaro yang menjadi makam dari putri Palembang, Siti Fatimah di dalam klenteng Hok Tjing Rio.

Dari sinilah legenda dan mitos berkembang. Setiap tahunnya pada saat Cap Go Meh makan banyak masyarakat yang berdatangan untuk beribadah atau sekedar menikmati keramaian di Cap Go Meh. Tempat ini memiliki pagoda 7 lantai yang menjadi fenomena, apabila kamu menggunakan perahu maka dari arah kejauhan kita bisa melihat indahnya pulau Kemarau.

(7) Monpera

Lokasi ini menjadi hits setelah banyak anak kekinian yang mengunggah foto-foto keren mereka berlatar tembok Monpera. Monpera kepanjangan dari Monumen Perjuangan Rakyat Palembang ini menjadi saksi sejarah terjadinya berbagai peristiwa penting. Salah satunya, pertempuran lima hari lima malam melawan Belanda. Museum ini memiliki 8 lantai yang makin ke atas kita akan menaiki tangga dengan sudut lebih dipersempit sekitar 90 derajad. Jadi kalau kamu ada phobia ketinggian disarankan untuk tidak naik.

Di dalam museum ini terdapat koleksi berupa gambar, senjata, uang lama, patung pahlawan, dan baju dinas para pahlawan. Selain itu, bentuk museum seperti segi lima dengan patung Garuda Pancasila ini memberikan pengalaman mengasikkan. Dari puncak museum kita bisa melihat Palembang 360 derajad! Pemandangan 360 derajad ini kita bisa melihat daerah Ulu dan Ilir di kota Palembang. Lainnya kita juga bisa melihat beberapa bangunan tinggi dan bermain tebak-tebak gedung. It was so attractive and sound good!

(8) Gelora Sriwijaya Jakabaring

Palembang punya stadion sepak bola! Stadion yang menjadi tuan rumah Sea Games 2011 ini terbuka untuk umum. Lebih dikenal dengan nama Stadion Jakabaring ini menjadi stadion multifungsi terbesar ketiga di Indonesia. Di dalamnya terdapat banyak arena cabang olahraga mulai dari renang, marathon, panah, ski air, voli pantai, panjat tebing dan kalau kamu kepanasan bisa berteduh di pohon-pohon yang rindang.

Jangan takut tidak dapat foto yang keren! Di dalam stadion Jakabaring ini banyak lokasi yang instagramable dan menariknya dicat warna-warni. Kalau ke sini pakai ootd yang colourful ya!

(9) Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I

Nama masjid ini lebih dikenal Masjid Agung Palembang yang merupakan masjid paling besar di tengah kota Palembang. Uniknya masjid ini memilki arsitektur dari 3 budaya yaitu China, Eropa dan Indonesia. Maka pada saat kamu menginjakkan kaki ke masjid akan disambut oleh pintu masuk yang besar dan tinggi khas Eropa. Sedangkan arsitektur China dilihat dari atap masjid seperti klenteng di masjid utama.

Beberapa spot di dalam masjid memiliki desain yang menarik, kalau kamu masuk ke dalam lagi akan terdapat sebuah kubah besar yang tampak indah.

(10) Jembatan Ampera

Kalau tempat ini pastinya sudah menjadi ikon kebanggaan wongkito galo (sebutan akrab bagi orang Palembang). Jembatan Ampera terletak di tengah kota Palembang atau titik 0 km menjadi penghubung kedua daerah di Palembang yaitu Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Dulunya, jembatan ini menjadi pusat maritim tempat berdagang menggunakan kapal. Sampai akhirnya di tengah jembatan ini memiliki kemudi yang bisa digunakan untuk mengangkat ke atas apabila ada kapal tongkang ukuran besar mau lewat. Namun kini pusat kendali tersebut sudah tidak digunakan lagi.

Sudah banyak para instagramer yang mengabadikan momen di Jembatan Ampera yang sangat elok di segala kondisi cuaca pagi sampai malam. Jadi, belum sah ke Palembang kalau kamu belum berpose di Jembatan Ampera!

Sudah dapat banyak inspirasi untuk berfoto ala kekinian di Palembang? Makanya hayo ke Palembang dan masih banyak hal yang bisa dilakukan di Palembang. Siapa tahu saat teman kamu lagi lihat Instagram mereka juga akan iri dan ingin berfoto ala Instagramable. Happy Hunting!

44 pemikiran pada “10 Lokasi Hits Instagramable di Palembang

  1. Ping balik: Ternyata Ini Loh Resep Rahasia Membuat Pempek Enak Palembang | Koh' Huang

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s