Masyarakat Tionghua Palembang Beramai ke Cap Go Me di Pulau Kemarau


Namanya Cap Go Me. Cap Go artinya 15 dan Me adalah malam. Jadi banyak orang datang beramai dimalam hari ke-15 setelah imlek.

Di Palembang ada semacam tradisi untuk mengunjungi pulau Kemarau. Ada makam bangsawan Palembang yang ceritanya menjadi legenda bagi orang Palembang. Seperti apa wujud dari pulau tersebut, kamu bisa search di blog saya dengan kata kunci “pulau kemarau”.

Biasanya orang-orang dari luar Palembang seperti Jambi dan Bengkulu sudah datang 2 atau 3 hari sebelum cap go me.

Kenapa orang datang kesana setelah lewat 15 hari sehabis imlek? Jawabannya untuk berziarah ke makam.

Selain itu? Banyak mitos yang muncul seperti untuk mencari pengasih buat usaha, jodoh, dll.

Entah benar atau tidak tapi ini sudah jadi tradisi. Tentunya ini untuk etnis tionghua, tapi tidak masalah kalau kamu mau datang untuk sekedar berfoto dengan suasana malam di Pulau Kemarau. Apalagi pagoda dan rumah makamnya dibuka sampai cap go me selesai.

Oh ya malem ini cap go me.. Ada teman-teman datang kesana?

Sesuatu deh kalau berfoto dan untuk ganti foto profile di facebook doang.

Iklan

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s