travel

7 Tip Mencari Makanan Halal Saat Traveling


Selama pengalaman saya traveling, mencari makanan halal memang susah gampang. Namun, bagi teman muslim makanan halal hal yang tidak bisa ditawar. Apalagi kalau sedang melancong ke negara yang mayoritas bukan muslim.

Persoalan mencari makanan halal saat traveling ini juga dirasakan oleh beberapa teman saya yang muslim. Namun, saat saya traveling pun kadang juga mencari makanan halal oleh karena lebih terjamin higienis dan aman. Saya juga harus menjaga kondisi perut selama berada di negara orang.

Nah, simak 7 tip cari makanan halal berikut ya…

tips mencari makanan halal di luar negeri
Mencari restoran halal di luar negeri

1. Membawa Makanan Siap Saji

Sebelum berangkat, kita harus tahu dulu kultur dan budaya negara setempat. Persoalan makanan biasanya lidah orang Indonesia akan perlu adaptasi dengan rasa. Contohnya saos sambal, makanya selalu bawa saos sambal sachet sesuai kebutuhan agar bisa menambah nafsu makan.ย 

Selain itu, kita juga bisa membawa beberapa makanan tambahan seperti abon, bawang goreng atau makanan halal yang aman untuk perut.

2. Membawa Alat Masak Portable

Memang tidak semua tempat harus membawa alat masak sendiri. Namun, kalau memang kita akan berangkat dalam waktu lama, juga tidak ada salahnya membawa alat masak portable. Alat masak ini pastinya akan memudahkan kita untuk tinggal membeli bahan masak di swalayan.

Pengalaman teman saya dia membawa alat masak seperti rice cooker mini. Nanti bisa dimasak di dalam hotel, kalau tidak ingin repot biasanya rice cooker mini itu ditinggalkan sehingga dia memang mencari alat masak yang harga murah dan bisa dibuang saat tidak ingin dibawa pulang.

3. Cari Tahu Restoran Halal

Hal penting sebelum berangkat adalah kita mencari lokasi restoran yang menjual makanan halal. Mulai dari restoran halal di sekitar tempat kita menginap, hingga dekat sama destinasi wisata yang akan dikunjungi.

Cara sederhana pada saat di hotel, kita bisa bertanya restoran halal dekat sini. Contohnya waktu ke Macao, saya menemukan dua tempat makan halal berbuah dari mencari informasi di internet.

4. Cari Makanan dekat Masjid

Masjid adalah tempat yang paling aman. Contohnya mencari makanan halal di Singapura, salah satu kawasan yang banyak restoran halal berada di sekitar Masjid Sultan. Salah satunya bisa menemukan restoran padang. Atau kalau ke Hongkong bisa menemukan tempat makan dimsum halal di Masjid Kowloon. Biasanya kalau sudah jumpa dengan masjid, kita bisa langsung bertanya ke orang lokal mengenai rekomendasi makanan halal.

5. Belanja ke Supermarket

Supermarket adalah tempat yang paling menyenangkan untuk kita mencari kebutuhan. Salah satunya yang bisa kita cari di supermarket mulai dari makanan ringan hingga makanan halal seperti sayuran atau buah-buahan. Kalau uang sudah menipis, biasanya saya membeli roti sama selai saja untuk sarapan.

tips mencari makanan halal di luar negeri
Sayuran atau buah-buahan salah satu makanan aman saat traveling
Iklan

6. Bikin Catatan Kecil

Sebelum berangkat, kita bisa menulis sebuah catatan kecil di secarik kertas. Tulis menggunakan bahasa lokal setempat, misalnya tidak makan babi, mencari makanan halal, apakah makanan ini mengandung alkohol. Bila perlu kita bisa membaca gambar untuk membantu diperjelas ke orang lokal yang mana kita juga kesulitan dalam bahasa.

Coretan kertas ini salah satu cara mengetahui makanan halal, nantinya dapat kita tunjukkan saat di depan pelayan. Pernah saya alami waktu sedang traveling ke Malaka, lalu bertemu sama mbak Dita. Ketika ingin makan es cendol di dekat Jonker yang kita rasa halal. Tiba-tiba pelayan bilang kalau di sini restorannya tidak halal walau menjual cendol. Pelayan menyadari kalau mbak Dita menggunakan hijab. Syukurlah.

7. Hindari Membeli Makanan Kemasan

Memang lebih baik membeli makanan segar yang sudah jelas. Makanan kemasan terkadang bisa membuat kita ragu sama bahan baku yang digunakan. Saya sendiri juga baru tahu ketika teman muslim bilang kalau istilah no pork no lard bisa saja tetap tidak halal, karena kita tidak tahu bahan baku yang dipakai.

tips mencari makanan halal di luar negeri
Salah satu rumah makan padang di Singapura

Semoga saja artikel ini membantu teman-teman muslim dan traveller lain yang ingin mencari makanan halal. Saya pribadi memang lebih senang mencari makanan halal saat traveling karena faktor lebih ramah di perut dan juga dompet. Namun, tidak melupakan kenikmatan traveling saat mencicipi makanan lokal.

10 comments on “7 Tip Mencari Makanan Halal Saat Traveling

  1. Nurul Sufitri

    Halo Kok Deddy ๐Ÿ™‚ Bener banget, mencari makanan halal di luar negeri tuh susah2 gampang. Suamiku ketika dinas ke Jepang dan Eropa sampai ke mana2 memperolehnya, dapat sih tapi kudu usaha banget hehehe. Ketika umroh, tahun lalu, beberapa teman bawa saos sambal dan indomie, teri kering dll buat pengobat kangen makanan Indonesia. DI Arab rata2 taunya saus bawang putih dan saus tomat plus kaya bumbu rempah kayak kita tapi lebih kuat aromanya.

  2. Whaaaa, makasiii tipsnyaaaa KohDed!
    Aku juga beberapa kali traveling dan kesulitan bgt cari yg halal.
    Walopun daku berjilbab, blum tentu pihak resto atau hotel berinisiatif ngasi tau makanannya halal/ no pork no lard lho.

    • Iya memang kita harus mandiri buat siapin makanan selama jalan-jalan. Kemarin pas di US ada kesulitan gak mba?

      • BANGET!! ๐Ÿ˜€ Makanya pas sarapan, aku sibuk bungkusin pisang cavendish, apel, dan buah2 yg mengenyangkan lainnya. Soale, belum ada jaminan lunch and dinner bakal nemu makanan halal.

  3. susah juga sih nyari tempat halal di luar negri kecuali negara timur tengah misalnya arab yang biasanya tuh kan mayoritas negara muslim, pasti banyak sekali makanan halal nya

    • Iya, kalau melancong ke negara yang mayoritas muslim lebih tenang. Aku pernah baca pengalaman orang yang melancong di kawasan Arab kalau makanannya pada enak ๐Ÿ˜€

  4. soal halal ini, tergantung dari mana lihatnya. apakah halal yang ada capnya (entah sertifikasi dari organisasi/lembaga berwenang setempat), atau ya selama tidak mengandung hal-hal haram, ya berarti halal. untuk yang pertama, memang butuh effort lebih. untuk yang kedua, yaa.. selama kita “ngga tahu” ya sudah.. ๐Ÿคญ

    kalo mau aman, sekalian cari resto vegan/vegetarian. mereka juga bisa dipastikan aman, karena vegan/vegetarian juga sangat strict untuk urusan ini.

    untungnya di Berlin, cukup banyak dan mudah ditemukan makanan halal.

    • Betul, ada orang yang lebih lega kalau udah ada logo Halal nya. aku pun juga tahu dari teman-teman muslim yang sharing mengenai jenis halal, termasuk cara pemotongan daging. tapi nggak nutup ada teman yang “nggak tahu” jadi ya sudahlah.

      aku juga suka makanan vegan mas, lebih aman sama harga cukup affordable.

      • benar. tapi bukan berarti yang ngga ada sertifikasi/logonya, ngga halal sih. yang asal masang logo halal tanpa sertifikasi juga ada. kalo mau yang full halal sampe cara pemotongan dan sebagainya ya memang butuh effort lebih.

        ini sebenernya berlaku juga di Indonesia, sih. ngga semua makanana yang dijual pun memenuhi standar halal (ada sertifikasi MUI). bisa jadi dagingnya atau cara memotongnya juga ngga sesuai prosedur, kan?

        kalo aku misal di luar negeri, ya berusaha semampunya, tapi tak perlu sampai mempersulit diri. harus halal seluruhnya sampe ngga mau makan apa pun karena misal ngga halal. ada namanya keringanan juga. ๐Ÿ˜†

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: