Kentut ala Huang

Kentut itu menyenangkan. Setidaknya ini yang aku lakuin tadi pas di mall bareng temanku.

TKP 1 : Nokia Care Center
Kita lagi asik lihat dummy hape. Saat itu cuma ada kita dan pengunjung lain yang jaraknya sekitar 2m dari kita. Lalu seketika saja rasa mules itu datang dan aku harus segera mungkin keluarin gas yang di dalam perut. Cuma ada 2 opsi. Aku kentut yang ada suaranya dan satunya yang mute alis diam. Kenapa nggak keluar toko dulu? Ya itu tadi karena nggak mau ninggalin nikmatnya lihat dummy hape.

Jadinya aku pilih opsi kentut dengan mute. Nggak berapa lama keluarlah SPG NCC dengan setelan kemeja putih. Duduk manis depan komputer. Terus aku pasatin dia menutup hidungnya pakai tissue. Dalam hati aku udah mau ketawa ngakak.

BACA JUGA :  Mengalah Sama Harga

Ternyata menutup hidung dengan tissue nggak membantu. Akhirnya dia beranjak pergi dari tempat duduknya dan masuk ke dalam. Sebelum masuk dia bilang : Uugh bau kentut.

Aku pengen bilang ya iyalah kalo wangi bukan kentut dong tapi parfum.

TKP 2 : Tempat jual DVD

Tokonya rame sampai kita nggak bisa cari DVD dengan nyaman. Ternyata saat begini ampuhnya. Rasa mulesku datang lagi dan mau nggak mau kentut itu harus dikeluarin.

Sama kayak TKP 1, nggak berapa lama kerumunan orang pada bubar dan menyisakan kita. Dengan cueknya aku langsung cari DVD.

Setelah aku pikir, kentut itu menyenangkan dan bermanfaat.

p.s : Sorry buat yang udah kecium wangi aku. Mau lagi?

BACA JUGA :  Mobile Blogging

~Coffee Oriental~
Supported by mobile’s blogging

Advertisements
Deddy Huang

A copy of my mind about traveling, culinary and review.

3 thoughts on “Kentut ala Huang

  1. Wakakawkwkwkwkwwkkkk…edan, ceritamu ama komen yang nomor dua itu gila abisss…bisa aja…

    Huang : Iya tuh.. komen make bahasa jawa, aku ora mudeng :p

  2. Lama ga berkunjung kerumahmu bro,.. eh malah kena kentut… hehehehehe,.. slam semangat ya

    Huang : Hai mas ava.. iya udah lama neh nggak nge-blognya. Apa kabar? Sehatkah?

Silahkan tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.