BerandaBlogrollPenampilan Anda Cerminan Kepribadian

Penampilan Anda Cerminan Kepribadian

Author

Date

Category

“Yakin lu proyek kita ditanganin sama dia?” tatapan matanya seakan mau menerkam begitu melihat penampilannya.

Don’t judge the book by it’s cover. Namun dalam konteks penampilan, “judge” ini diperlukan untuk melihat kredibilitas seseorang dalam dunia kerja. Seorang teman curhat sama saya kalau dia merasa nggak percaya diri (PD) sama penampilannya. Terlebih melihat penampilan seseorang yang menurut dia lebih menarik dari dirinya.

Saya rasa dalam diri seseorang juga pernah mengalami perasaan kurang pd sama penampilan kita, bahkan imbasnya merasa self respect-nya turun ketimbang self-confidence hanya karena merasa kurang pd. Rasa kurang pd ini nggak bisa dihilangkan, tapi bisa diminimalis.

Bekerja dengan penghasilan menanti gaji perbulan tentunya butuh siasat yang tepat. Beruntung kamu yang bekerja bukan berdasar menanti gaji perbulan saja, tapi punya penghasilan sampingan atau usaha sendiri. Penampilan itu mahal dan penampilan itu sakit. Saya butuh berbulan-bulan untuk adaptasi sama penampilan saya.

Penampilan itu Mahal

Jangan berprasangka buruk dulu tentang penampilan itu haruslah mahal. Setiap bulan kamu harus membeli pakaian, salon, dan kosmetik. Saya selalu menanggap pakaian itu adalah investasi. Suatu bentuk investasi yang entah kapan akan digunakan. Dulu memang saya cuek sama penampilan, saya masa bodoh sedang berada di acara formal, non formal, atau santai. Semua penampilan saya samakan, padahal untuk setiap acara punya tema tersendiri.

Kalau kamu kesulitan dalam hal melengkapi koleksi pakaian kerja kamu. Untuk awal kamu investasikan 7 baju kerja. Asumsikan kamu bekerja 6 hari kerja adalah 6 pakaian, sisa 1 pakaian itu adalah cadangan. Kamu nggak mesti membeli ketujuh baju itu dalam satu waktu, tapi bisa kamu cicil setiap bulannya. Makanya selalu sisihkan setidaknya 10% – 15% dari gaji kamu untuk penampilan. Kalau 7 baju kerja awal saja kamu sudah punya, setidaknya kamu sudah aman dengan catatan kamu jangan minder karena pakaian kamu setiap minggu selalu itu saja. Selain itu, saya juga investasikan untuk membeli cardigan, fungsinya penunjang agar orang melihat saya nggak bosan walaupun pakaian kerja saya setiap minggu selalu sama.

Sementara untuk masalah rambut, sudah hampir 6 bulan ini saya nggak ke salon. Saya mengakalinnya dengan memotong rambut sendiri dengan model shaggy. Caranya cukup gampang saya cuma perlu pisau cukur dan saya tinggal menyeset rambut saya. Dengan cara ini saya bisa menghemat uang pergi ke salon. Cuma kalau kamu kesulitan kamu coba cari salon yang biayanya terjangkau, jangan keseringan kalau mau potong itu di mall.

Kalau sepatu saya cuma punya 1 pasang dan itu dipakai sampai masa gunanya habis (sepatunya rusak, bolong, alas kakinya licin), kalau memang dirasa perlu diganti saya baru hunting sepatu. Sementara saat santai saya cuma pakai sendal jepit merk “bowling” yang harganya cukup murah dibanding merk “planet surf”.

Selama ini saya membeli barang selalu mendapat harga terjangkau. Caranya? Saya membeli pakaian yang sedang ada diskon :mrgreen:. Memang barang diskon-an itu old fashion tapi sangat berguna selama kondisi pakaiannya masih layak dipakai. Saya nggak pernah beli yang diskon 20% karena harga tersebut masih mahal. Biasanya saya cari yang 50%. Apalagi kalau sedang ada season, biasanya pakaian stok lama akan diobral abis.

Penampilan itu Sakit

Betul itu. Sakit!

Demi penampilan, saya pakai kontak lens. Awalnya pakai kontak lens itu menyulitkan saya. Cuma setelah dibiasakan memakai kontak lens dapat membantu saya dalam penampilan.

Kesimpulannya penampilan itu penting dalam segala bidang. Kerja, lingkungan, bahkan relationship. Melalui penampilan seseorang dapat terkecoh. Kasus penipuan awalnya melihat penampilannya menarik, ternyata dia seorang penipu. Lalu ada juga tetangga kamu yang setiap hari pakaiannya kelihatan necis ternyata semuanya barang kreditan. Terakhir, seseorang yang kamu lihat penampilannya keren ternyata playboy.

Jangan merasa minder sama penampilan kamu. Ada yang lebih penting daripada penampilan adalah pembawaan diri kita sendiri. Buat apa kamu pakai pakaian bermerk mahal tapi sikap kamu minus.

p.s : Bulan ini belum ada diskon gede-gede-an :p

Deddy Huanghttp://deddyhuang.com
Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Artikulli paraprakAda Warna di Mimpiku
Artikulli tjetërVending Machine

13 KOMENTAR

  1. rambut saya tak pernah rapi 😆

    Kecuali cara berpakaian saya yang selalu konvensional, mengikuti aturan dan ngga pernah terlalu fashionable 😛

    Huang : Iya rambut kamu udah mirip sarang burung ya? 😀

  2. Hmm.. yups menurutku character and pembawaan penting banget, no satu malah coz once people see u langsung ada aura2 kerennya gitu.. pasti langsung dapet tanggapan baik.. but well.. penampilan tetep harus dijaga lah yah.. at least rambut rapi. lol.

    Huang : :mrgreen: tepat.

  3. tentang penampilan saya tak begitu hiraukan, yang penting rambut rapi satu setengah bulan sekali di pangkas, pakaian seragam sesuai ketentuan sudah cukup

    Huang : Saya sekarang sedang bosan sama seragam 🙁

  4. hihiihi..
    untun9nya pake sera9am,jade nda puseen9 😀

    yap stuja,yan9 pentin9 kelakuan jan9an minus..

    daripada penampilannya berlebihan tapi nda match ju9a 😀

    Huang : Aduh aku sekarang sedang nggak pengen punya seragam, pengen kerja yang bisa mix-match baju ketimbang seragam. Hehehe..

  5. yg aku masih ga nyangka , klo kamu “nyetset” rambut kamu sendiri , Gaya Shaggy .. heheh
    bagus juga idenya, yg penting hasilnya memuaskan ,

    o iya sekarang ini lagi ngetrend pake kacamata minus , kadang2 ada juga temenku yg pake kaca seperti ” kaca minus ” padahal ngga minus , katanya biar kelihatan smart . waduhhh..

    FYI di Matahari ada diskon gede2an kok berlaku sampai 28 February 2010 heheeee..

    * _*

    Huang : Saya kemarin sudah shopping :mrgreen:

  6. You are what you wear. Dan jangan lupa Penampilan juga bisa menjadi semangat untuk menambah kulitas atau kinerja kita lhoh.
    Tapi jangan sampai kita terjebak dengan penampilan demi sebuah gengsi.

    Huang : Setuju itu demi sebuah gengsi.

  7. Fuih,penampilan ya? Untung untuk sementara ini saya nggak perlu pusing dulu dengan penampilan yang penting atitude dan sikap profesional kita dalam bekerja. Salam jepret!

    Huang : Iya mas sekarang kan free lance :p

  8. Biasanya dalam rubrik fashion kan ada foto “before” dan “after”. Huang, mana foto nya yang “before” trus foto yang after mana??

    Huang : :mrgreen:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Deddy Huang

As a digital creator, this blog discusses topics related to traveling, culinary, product reviews and digital marketing. The articles on this blog provide many tips and recommendations based on personal experience.

This blog also opens up opportunities for collaboration. Contact me at [email protected]

Artikel Populer

Komentar Terbaru