Dokter Tolonglah…


Bicara tentang profesi dokter. Beberapa kali saya rasakan susahnya telepon dokter diwaktu penting dan hari minggu.

Dokter di rumah sakit Palembang punya waktu off hari minggu. Cuma kalau lagi mendadak butuh dokter tersebut lalu cari siapa? Jawabannya tidak ada.

Alternatif hanya disuruh ke UGD dan ditemani dokter jaga. Cara inipun sudah saya lakukan dan buang energi karena tidak bertemu dengan dokter ahli.

Punya nomor telepon dokter juga nihil. Ditelepon berkali-kali mereka tidak angkat. Ada yang angkat cuma mereka jawab tidak bisa dan alasan besok saja di tempat praktek.

Lalu cuma bisa ke UGD dan menunggu sampai esoknya.

Hati nurani? kok begitu ya dokter?

Jujur saya sempat emosi. Masih ingat kan tulisan saya tentang susahnya hubungi dokter disaat kritis. Dan sekali lagi saya rasakan hal yang sama.

Kekecewaan ini buat saya berpikir tentang…

Memang ada dokter yang enggan menjadi pendengar yang baik untuk pasien.

Memang ada dokter yang enggan untuk menjawab keluhan pasien dan langsung memotong ke resep.

Memang tarif dokter dibawa sesuai lamanya konsultasi pasien.

Memang mereka juga manusia. Sama seperti saya dan kamu. Bedanya hanya karena dia belajar ilmu kesehatan sedangkan saya tidak.

Memang mereka juga manusia. Sama seperti saya dan kamu. Bisa merasakan capek bertemu dengan banyak pasien. Dinas jaga 24 jam.

Memang mereka juga manusia. Punya ego untuk teriak “Gue juga mau istirahat .. bla..bla”

Dan saya belajar untuk memaklumi mereka.

Iklan

2 pemikiran pada “Dokter Tolonglah…

  1. Di Indonesia, jumlah dokter ahli (spesialis) masih bisa dikatakan sedikit, apalagi yang ahlinya ahli (subspesialis), lebih sedikit lagi.

    Yang lumayan banyak (namun tidak merata penyebarannya) ya dokter umum, yang juga tidak mungkin menangani kasus-kasus terspesialisasi.

    Nah, negara kita masih perlu banyak tenaga ahli, sehingga penyebarannya (baik dari segi ruang maupun waktu) merata di nusantara. Dan bukan hanya ahli di bidang kesehatan tentunya :).

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s