Review : ASUS ZenFone Live ZB501KL, Bagus Untuk Live Broadcasting


WARNING:
Review ini merupakan murni ulasan penggunaan pribadi. Semoga menambah referensi kalian sewaktu membeli produk.

***

Sudah satu bulan saya mencoba menggunakan ASUS ZenFone Live sebagai smartphone untuk aktivitas sehari-hari. Seperti yang kalian ketahui kalau sebelumnya saya sudah memberikan ulasan singkat mengenai smartphone baru ini dari ASUS. Ketika live broadcasting beranjak menjadi mainstream di media sosial dan channel lainnya. ASUS menangkap peluang dengan mengeluarkan ZenFone Live yang cocok digunakan bagi para pencinta live streaming.

Lucky meI got a chance to check out the smartphone and here is an in-depth look at the smartphone.

Baca juga : 4 Alasan Tidak Membeli ASUS ZenFone Live

Unboxing ASUS ZenFone Live

unboxing asus zenfone live

Unboxing ASUS ZenFone Live terdiri dari handset, kabel data, kepala charger, sim injector, kartu garansi dan buku petunjuk.

Sudah lama juga saya tidak melakukan unboxing ponsel baru :mrgreen: makanya waktu dapat paket ZenFone Live ini ada rasa semilir angin menyejukan. Yeah!

ZenFone Live terdiri dari 3 varian warna yaitu Navy Black, Rose Pink, Shimmer Gold. Kebetulan saya mendapatkan warna Rose Pink yang menyelimuti sebagian permukaan depan kotak. Jangan khwatari dengan warna pink di ZenFone Live karena tidak seperti pink ke-cewek-cewek-an lho. Jadi aman buat cowok yang tertarik dengan warna tersebut. Selain itu ZenFone Live ini sudah garansi resmi dari Erajaya/TAM jadi aman!

Isi dalam boks ZenFone Live standar bawaan yaitu handset ZenFone Live, kabel data, kepala charger, pembuka sim card dan buku panduan. Sayangnya ASUS tidak memberikan handsfree dalam paket.

Impresi Awal

Review ASUS ZenFone Live Indonesia

Review ASUS ZenFone Live Indonesia

Bicara mengenai desain ASUS ZenFone Live, jujur saja sekilas saya melihatnya seperti sedang menggenggam iPhone ukuran 4.7 inch. Saya sudah menyukai smartphone ini sejak pertama kali melihat di ZenFinity 2017 kemarin. Bobotnya yang ringin hanya 120 gr sangat mudah diselipkan saku. Presisi tombol juga enak untuk dijangkau satu tangan baik tangan kiri atau kanan. Tombol volume up dan down berada satu baris dengan tombol power.

asus-zenfone-live-review

Nyaman digenggam satu tangan.

Baca juga : 5 Momen Berkesan Saat ZenFinity 2017

Apalagi desain sudutnya berkonsep 2.5D yang memang membuat presisi tiap sudut ZenFone Live lebih elegan. Tampak seperti sebuah smartphone mewah. Tapi kalau dilihat dari dekat dan dirasakan ternyata bodi belakang ZenFone Live terbuat dari plastik. Kesan ringkih memang tidak bisa dilepaskan dari smartphone harga Rp 1.799.000 ini. Kekurangan ZenFone Live lainnya adalah tidak adanya lampu backlight di tombol. Kita harus cepat beradaptasi apabila berada di dalam ruangan yang gelap.

Saya menyukai tampilan layar yang dihasilkan untuk ukuran layar 5 inch, ZenFone Live sangat nyaman dilihat berlama-lama. Ketajaman pixel warna saya rasa sudah pas untuk berlama-lama.

Performa

Saya tidak mau kalian berekspektasi tinggi dengan ZenFone Live. Speksifikasi yang disematkan di dalam mulai dari prosesor Qualcomm Quad Core 1,4GHz, RAM 2GB, memori internal 16GB ditambah kapasitas baterai 2.650 mAh.

Maka untuk menguji ketangguhan smartphone ini saya coba melakukan multi tasking sekitar sepuluh aplikasi sekaligus. Mulai dari aplikasi media sosial, dan editor foto. Ternyata selama menggunakannya saya tidak mengalami kendala seperti lag yang lama. Masih wajar-wajar saja. Pengujian menggunakan Antutu Benchmark pun mendapat skor yang lumayan.

speksifikasi asus zenfone live

Speksifikasi ASUS ZenFone Live : QuadCore 1,4 GHz. RAM 2GB. Internal 16GB. Baterai 2.650 mAh

Saya pun penasaran lalu coba untuk bermain game Mobile Legend ternyata sekitar 2 jam bermain masih aman-aman saja. Kemudian mengedit foto di Snapseeds lalu dipindahkan ke VSCO juga mantap. Hanya saja suhu panas yang timbul memang lumayan membuat jari-jari seperti kena setrum. ASUS ZenFone Live ini juga saya gunakan sebagai perangkat untuk berbagi kuota internet ke perangkat lainnya, atau disebut mobile thetering.

desain 2.5D curve

Desain berkonsep 2.5D

Hanya saja saya agak terganggu saat pengetikan, mulai terasa lag saat pengetikan cepat. Sehingga huruf-huruf yang sudah kita ketik sesekali tidak ikut terketik. Selain itu penempatan keyboard antara simbol dan pengaturan terlalu dekat. Bagi saya yang terbiasa menggunakan simbol di posisi paling pojok, sekarang harus dibiasakan posisinya berada di sebelahnya. Saya menduga faktor lambatnya keyboard merespon mungkin pengaruh dengan versi Android yang dibawa yaitu Android 6.0 yang memang seharusnya RAM minimal 3GB untuk sebuah smartphone.

Hasil Kamera ASUS ZenFone Live

kamera asus zenfone live

Kamera utama 13MP. Kamera depan 5MP

Hasil kamera ZenFone Live boleh dikatakan tidak begitu bisa diandalkan untuk kebutuhan saya traveling. Tidak seperti saudaranya ASUS ZenFone Zoom S dan ZenFone 3 Max. Saya cukup aneh dengan hasilnya, walaupun kamera utama ZenFone Live punya resolusi 13MP dengan bukaan lensa f/2.0 dan sebuah lampu LED flash. Namun sayangnya hasil tangkapan gambar saya merasa sedikit menurun tidak seperti ZenFone 3 Max. Hasil foto ZenFone Live kurang mampu menangkap warna natural dengan baik.

ASUS juga memberikan beberapa mode kamera lain seperti Real Time Beautification, Low Light, Night, Photo Effect, Time Lapse, HDR Pro, dan Auto.

Pada saat mencoba mode HDR sepertinya kurang begitu bisa menangkap keseluruhan cahaya. Auto fokus ZenFone Live juga tidak begitu cepat. Jadi butuh sedikit bersabar saat ingin mengambil foto. Goyang sedikit gambar langsung blur. Sangat disayangkan sekali.

Baca juga :
10 Alasan ZenFone Zoom S Cocok Untuk Traveling
Baca Ini Sebelum Membeli ASUS ZenFone Zoom S

Kamera depannya pun juga sama beresolusi 5MP dengan bukaan lensa f/2.2. Situasi outdoor warnanya kurang natural. Cenderung gelap. Kalau di dalam ruangan agak lebih kabur dan noise. Namun berkat fitur Beautification bisa sampai level 10. Aha! Kulit wajahku mulus sekali.

hasil beauty live

Beautification level 10

Nilai jual dari ASUS ZenFone Live ini adalah Beauty Live yang menjadi World’s 1st Live Video Beautification. ZenFone Live menjadi smartphone live streaming pertama di dunia dengan teknologi real-time beautification. Belum ada smartphone yang menawarkan fitur beauty untuk aktivitas live broadcasting di beberapa media sosial seperti Facebook, BIGO, Instagram, atau Youtube.

contoh-hasil-live-streaming-di-zenfone-live

Nge-live di Facebook.

Cara menggunakannya juga sangat mudah. Pertama buka aplikasi Beauty Live yang sudah ter-install, kemudian pilih media sosial dan saatnya kalian bebas temu teman di dunia maya. Saya mencobanya saat live di Facebook. Hasilnya memang memang berbeda. Saat kita menggunakan level 10, tingkat cahaya lebih terang dan kulit wajah kita juga lebih halus. Berbeda sekali kalau tanpa menggunakan beauty live maka tampilan layar lebih gelap atau apa adanya. Cuma kalau tidak mau menggunakan sampai level 10, kalian bisa atur sesukanya. Enaknya ZenFone Live ini juga didukung LED softlight di kamera depan yang tidak menyilaukan saat kita mau berfoto.

Untuk lebih tahu hasil kamera ZenFone Live, kalian bisa cek hasil kamera ZenFone Live berikut:

Hasil kamera ZenFone Live

Hasil kamera ZenFone Live : Outdoor

Hasil kamera ZenFone Live

Hasil kamera ZenFone Live : Indoor

Hasil kamera ZenFone Live

Hasil kamera ZenFone Live : Outdoor Zoom 4x

Hasil kamera ZenFone Live

Hasil kamera ZenFone Live : Sushi

Audio

download video korea

Streaming Youtube

Saat saya coba audionya untuk memutar streaming musik video lagu-lagu Korea. Ternyata kualitas DTS Headphone memang tidak diragukan. Walau ukuran ZenFone Live mungil tapi suara yang dihasilkan lumayan stereo. Apalagi ada 5 magnet speaker di bagian bawah bersebelahan dengan lubang micro usb. Saya tidak ada keluhan dengan audio di ZenFone Live karena memang nyaman, termasuk menerima telepon pun juga. Suara yang dikeluarkan jernih dan jarang “kresek-kresek”.

Keunggulan ASUS ZenFone Live

  • ZenUI mudah digunakan.
  • Live Beautification membuat live di media sosial lebih cerah dan halus.
  • Main game dan media sosial cukup nyaman dengan layar 5.0 inchi yang sudah menggunakan resolusi HD.
  • Konektifitas 4G – LTE Cat 4 150/50 Mbps.
  • Merekam video dengan hasil Full HD (1080p@30fps).
  • Kamera depan ada LED soft flash.

Kekurangan ASUS ZenFone Live

  • Agak lag sewaktu mengetik cepat.
  • Lumayan panas saat dipakai lebih dari 2 jam untuk bermain game.
  • SIM card tray tidak pas, agak goyang.
  • Kualitas kamera biasa-biasa saja.
  • Kamera depan agak noise.
  • Autofokus tidak cepat.
  • Hybrid card slot
  • Tidak ada lampu backlight di tombol

Kesimpulannya : ASUS ZenFone Live harga di bawah 2 juta rupiah. Smartphone ini lebih cocok digunakan untuk live broadcasting. Saya menggunakannya sebagai ponsel pendamping karena ada beberapa kekurangan yang saya kurang suka seperti lambatnya respon keyboard. Di luar kekurangan ZenFone Live, hal yang saya suka dari ZenFone Live adalah ukurannya yang ringan dan pas. Kemudian UI Zen 3.0 sudah lebih baik. Hanya saja ASUS masih memberikan aplikasi buatannya sendiri yang sering kali mengganggu apabila minta update. Untunglah beberapa aplikasi tersebut sudah bisa dihapus apabila dirasa jarang digunakan.

Di beberapa marketplace saya menemukan harga bekas ASUS ZenFone Live sekitar 1.3 – 1.4 juta. Harga bekas ZenFone Live masih tergolong cukup menggiurkan untuk saat ini. Tapi mau beli baru atau bekas semuanya balik ke urusa kantong kalian masing-masing.

Kalau kalian tanya dengan harga seperti itu apakah ZenFone Live worth it dibeli?

Saya akan balik bertanya, kalian suka live streaming? Kalau iya maka beli. Kalau tidak, mending uangnya kalian tambah dan upgrade misalnya membeli ASUS ZenFone 3 Max untuk kualitas kamera lebih baik atau produk dari brand lainnya yang kalian sukai.

 

Iklan

43 pemikiran pada “Review : ASUS ZenFone Live ZB501KL, Bagus Untuk Live Broadcasting

  1. Ping balik: 6 Ulasan ASUS ZenFone 4 Max Pro Sebelum Memutuskan Membeli | Deddy Huang - Indonesia Travel Blogger

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s