Jadi Pejuang Belanja dari Rumah

Di tengah merebaknya pandemi virus Covid-19 mengharuskan masyarakat melakukan kegiatannya di rumah dan menjaga jarak sosial (social distancing) sesuai dengan anjuran pemerintah.

Fenomena yang kini terjadi, orang-orang masif menggunakan media elektronik dan internet.

Dilihat dari data pengguna internet di Indonesia semakin tahun terus mengalami peningkatan. Internet menjadi solusi dalam peningkatan pengguna online sehingga mempercepat transformasi digital.

Akses Internet Tetap Terhubung Sebagai “Me Time”

Tantangan kita saat ini bukan hanya mengenai pandemi Covid-19 saja.

Perubahan kebiasaan dan pola perilaku serta gaya hidup seperti ini di tengah pandemi juga menjadi tantangan di saat munculnya kebiasaan baru.

Ruang gerak seakan dibatasi, namun tak bisa dicegah kalau tetap perlu terhubung dan bersosialisasi mengikuti perkembangan yang terjadi di luar rumah melalui internet.

Internet masih cara tercepat untuk mendapatkan informasi sekaligus memenuhi kebutuhan kita.

Mengamati apa saja transformasi digital yang terjadi selama pandemi Covid-19 ini. Ada beberapa pengalaman berdasarkan pengalaman pribadi. Hampir semuanya memanfaatkan teknologi yang sudah ada sejak beberapa tahun lalu, dan penggunaannya meningkat pesat selama pandemi ini.

Mulai dari cara bekerja, sekolah, kegiatan usaha, hingga tren belanja semuanya beralih ke internet. Keinginan agar tetap terhubung semakin besar, rasa fear of missing out (FOMO).

Bekerja dari Rumah (Work from Home)

Aktivitas bekerja dari rumah menjadi gaya hidup saat ini.

Menjelajah dunia maya juga menjadi salah satu bentuk “me time” untuk saya. Rata-rata saya bisa mengakses internet sekitar 8 – 10 jam sehari.

Kegiatan yang paling cepat transformasi dirasakan adalah teknologi video call untuk menggantikan tatap temu. Orang memanfaatkan fasilitas video call yang sudah mendukung seperti diskusi grup, berbagi dokumen, hingga bekerja bersama secara virtual.

Ketika di awal pandemi, saya cukup stres mulai dari pekerjaan harus menggunakan video call meeting sepanjang waktu ditambah kualitas cahaya di ruangan kamar saya kurang terang. Tampilan video meeting kurang bagus juga bisa membuat pendengar kurang bisa menikmati.

Lalu, saya pun membeli perlengkapan untuk webinar agar tetap nyaman di rumah. Barang-barang yang dibeli seperti lampu bohlam penerang, dan penyangga laptop lewat marketplace agar bisa lebih maksimal. Masalah pun terselesaikan.

Belajar dari Rumah (Learn from Home)

belajar dari rumah
Setiap hari memanfaatkan internet untuk belajar dari rumah

Pandemi ini menambah daftar hobi baru selama di rumah yaitu saya jadi lebih sering untuk belajar mandiri secara online. Rasanya akan membosankan kalau hanya berdiam diri saja tidak melakukan apa-apa.

Saya ingin tetap produktif setidaknya ada satu keahlian baru yang dapat saya pelajari.

Selain berolahraga agar tetap sehat tinggal di rumah.

Mulai dari memperdalam skill fotografi makanan yang menjadi pekerjaan sampingan saya. Atau belajar lebih dalam mengenai digital marketing agar saya bisa menerapkan ke bisnis penjualan makanan.

Semua saya pelajari mulai dari mengikuti kelas webinar lalu bertanya ke teman yang sudah berpengalaman.

Kalau kamu sudah belajar apa hari ini?

Momen di Rumah yang Tak Terlupakan

Siap atau tidak kita harus berubah kalau tidak ingin ketinggalan.

Hampir 2 tahun sudah, kita bekerja dan melakukan hobi dari rumah.

Saya tengah menjalani hobi yang menghasilkan yaitu fotografer makanan dan membantu jualan teman untuk mendigitalkan produknya. Dalam pekerjaan ini yang bisa saya lakukan untuk bisa survive selama pandemi.

Menjalani kedua kegiatan ini membuat saya harus mencari kebutuhan untuk melengkapi peralatan.

1. Fotografer Makanan

fotografer makanan palembang
Bekerja sebagai fotografer makanan

Ada momen ketika teman dari Jakarta yang mempercayakan produknya untuk saya foto. Maka dia pun mengirimkan produknya ke rumah, padahal bisa saja dia mencari orang lain yang lebih dekat untuk foto produk jualannya.

Saya pun tidak ingin mengecewakan teman saya. Berjanji ingin memberikan yang terbaik di akhir.

Hasil foto produk makanan saya.

Mulailah saya mencari komponen utama untuk menghasilkan foto produk yang bagus tentunya perlu didukung dengan ketersediaan properti seperti piring, alas foto, dan lainnya.

Berhubung di Palembang, saya kesulitan menemukan toko yang menjual properti foto dengan lengkap. Lantas, saya harus berburu properti foto secara online yang tersebar di seluruh Indonesia.

Cara ini cukup praktis dan membantu saya.

2. Mendigitalkan Produk UMKM

siomay sombong
Produk UMKM yang saya bantu digitalisasi.

Dan, dilanjut saya baru memulai mencoba berjualan makanan rumahan. Segala kebutuhan untuk packaging pun harus saya cari sendiri.

Pandemi ini membuat usaha bakulan siomay milik teman saya sulit dipasarkan karena selama ini dia berjualan secara offline.

Ditambah lagi dengan status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sehingga kondisi makin terhimpit. Saya mencoba membantu teman saya dengan mendigitalkan produknya agar bisa ikut bantu jualan.

Mulailah saya membuat konten-konten promosi, lalu memikirkan bagaimana kemasan produk agar terlihat menarik dan aman saat pengiriman.

Kemasan produk yang menarik sebagai bentuk kita apresiasi ke pembeli. Saya mulai mencari kemasan produk yang akan di pakai.

Semua kendala saya memang teratasi dengan belanja online.

Belanja dari Rumah

tren pengguna internet saat ini
Data tren pengguna internet saat ini

Penggunaan internet di Indonesia tidak berhenti di belajar dan bekerja dari rumah saja.

Pandemi ini membuat peningkatan transaksi pada belanja online meningkat. Tingginya aktivitas masyarakat di rumah naik berkali lipat.

Masing-masing kita menjadi pengambil keputusan utama untuk pembelian produk.

Bantal kasur, alat pel lantai, pompa galon elektrik, air fryer, hingga lampu belajar menjadi beberapa produk yang paling banyak diburu.

Sebagai pejuang belanja dari rumah, saya merasakan pengalaman belanja semakin menyenangkan dan efisien.

Serunya belanja online

Ada 3 alasan utama mengapa berbelanja online itu seru :

  1. Bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja
  2. Menghemat waktu
  3. Bisa membandingkan harga dengan mudah

Tidak perlu keluar rumah, kita juga lebih mudah untuk memilih produk sesuai yang diinginkan.

Cukup dengan smartphone saja, kita bisa menemukan barang yang dicari atau diincar. Kita bisa sambil kerjain apa saja sambil rebahan atau di jalan untuk mencari barang yang diinginkan.

Bisa Bandingin Harga Sesuka Hati

Harga menjadi pertimbangan pertama konsumen ketika membeli sesuatu. Inilah yang saya manfaatkan untuk memenuhi semua kebutuhan lewat belanja online dari rumah.

Perbandingan harga memang penting untuk kita. Namun, tetap harus didukung dengan kualitas barang yang baik.

Selain membandingkan harga, kita juga akan mencari produk dengan harga diskon. Setelah harga, baru dilanjutkan mempertimbangkan keterpercayaan penjual dan adanya layanan pengiriman gratis.

Keseruan dari belanja online yang bisa dirasakan adalah praktis dan mudah banget. Bisa pas lagi rebahan di kursi, iseng-iseng scrolling marketplace, masukkan ke keranjang belanja dan barang pun sampai 1 sampai 3 hari kemudian udah ada yang teriak, “Pakeeeet” di depan rumah.

Kriteria Dalam Memilih Platform untuk Belanja Online

Akses website Shopee

Dengan belanja online dari rumah, kita tidak capek ke mall, lalu mencari tempat parkir dan berkerumun.

Apalagi saya tinggal di Palembang masih terbatas dalam mencari kebutuhan mencari alat-alat fotografi dan jualan makanan. Hampir jarang ada di toko fisik yang tersedia.

Ada tiga kriteria ketika memilih platform untuk belanja online yaitu harga terjangkau, bebas ongkos kirim dan penjual terpercaya.

Salah satu situs belanja online yang sering diakses adalah Shopee yang melengkapi kebutuhan sehari-hari serta kebutuhan untuk pekerjaan.

Shopee merupakan platform belanja online yang paling terjangkau, dengan user experience tidak membingungkan.

Selain itu, Shopee juga memiliki fitur pengiriman pesan di dalam aplikasi, dan promo pengiriman barang gratis. Hal ini yang menyebabkan banyak orang merekomendasikan belanja dari rumah bersama Shopee.

Enaknya Belanja di Shopee

Belanja di Shopee bisa melalui dua cara ini :

Pertama, belanja lewat situs resmi Shopee yang bisa diakses lewat browser baik via PC, komputer, laptop maupun hp.

Kedua, belanja lewat aplikasi Shopee yang bisa diunduh lewat Playstore dan App Store. Cara ini lebih mudah dan praktis.

Cerdas saat belanja online

Di Shopee, saya lebih mudah menemukan semua kebutuhan mulai dari properti foto hingga perlengkapan jualan makanan rumahan lewat halaman pencarian.

Tinggal masukkan kata kunci yang dicari. Mulai dari lampu bohlam, tripod penyangga, urusan skincare hingga pernak-pernik pendukung lain agar aktivitas bisa lebih lancar.

Dari ribuan penjual yang ada di Shopee, tentu kita akan bingung untuk memilih mana penjual yang tepat. Sebagai pembeli cerdas tentunya saya juga harus punya literasi baik untuk membaca deskripsi ulasan dan foto yang ditawarkan.

Agar terhindar dari kesalahan membeli, saya biasanya melakukan :

  • Menanyakan di awal ketersediaan stok barang untuk memastikan penjual responsif.
  • Memeriksa review pembeli sebagai bentuk trust.
  • Melihat gambar dan deskripsi produk dengan lengkap.
  • Mencari harga jual termurah lewat filter harga untuk mendapatkan harga termurah di Shopee.

Langkah-langkah ini setidaknya membantu kita agar lebih nyaman ketika belanja dari rumah.

Banyak Promo

Kita bisa menikmati Shopee dari rumah. Beberapa keuntungan belanja lewat aplikasi adalah banyak program Shopee yang hanya berlaku saat belanja di aplikasi dan banyak juga fitur yang hanya bisa diakses lewat aplikasi Shopee.

Selanjutnya, ada fitur yang hanya bisa diakses lewat aplikasi Shopee, tidak bisa lewat situs Shopee, seperti fitur tawar harga barang dan fitur ShopeePay.

Sebagian peralatan fotografi yang saya beli lewat Shopee

Agar pengalaman belanja kita semakin menyenangkan dan efisien, Shopee juga menyediakan fitur-fitur yang sangat menarik.

Siapa yang tidak suka kalau pada saat beli kita bisa mendapatkan gratis ongkos kirim. Yang saya suka, seringkali Shopee memberikan promo potongan Gratis Ongkir XTRA hingga Rp 50 ribu!

Selain itu, Shopee juga menyediakan diskon besar-besaran untuk aneka produk-produknya seperti bahan makanan, produk kebersihan, perawatan diri, termasuk multivitamin, obat-obatan, hand sanitizer, hingga sabun cuci tangan.

Belanja Tetap Aman

Selama bertransaksi lewat Shopee saya tidak perlu merasa khawatir. Jaminan transaksi sudah pasti hadir dengan berbagai fitur keamanan canggih yang dapat menambahkan rasa aman penggunanya selama berbelanja dari rumah. Mulai dari Shopee Guarantee, dan 24 hours support juga ada.

Bagaimana sudah merasa nyaman dan aman belanja dari rumah kan?

Dalam kondisi seperti ini, jangan paksakan untuk keluar rumah berbelanja. Cukup jadi pejuang belanja dari rumah. Apa saja yang dibutuhkan tinggal ambil smartphone, buka aplikasi Shopee dan cari produk yang diinginkan, pesan, tunggu, selesai.

Kita bisa tetap terkoneksi, sehat tinggal di rumah sambil ikut Kontes Blog Shopee #NgeBlogDariRumah dan tetap aktif di rumah bersama Shopee.

Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1729

18 tanggapan pada “Jadi Pejuang Belanja dari Rumah

  1. Aku tuh nyesel sebenernya ga rutin belanja bulanan dan belanja pasar secara online aja dari dulu :D. Baru setelah pandemi, Krn takut kluar, dan bersyukurnya banyak aplikasi belanja kluar, termasuk aplikasi belanja di pasar tradisional, langsung semangat pake. Jadi bisa dibilang mas, aku ga pernah kluar lagi kalo belanja apapun. Semuanya online. Dan terbukti budget jadi lebih murah, Krn sebenernya belanja online gini bikin kita ga laper mata. Kalo datang langsung, adaaaa aja yg mau dibeli, yg diluar dari list belanja. :P.

    Shoppe jujurnya bukan market place favoritku, Krn pernah beberapa kali pengalaman ga enak di sini. Tapi ada bbrp barang rutin yang harus aku beli via shopee, secara si seller ga jualan di tempat lain 😅. Jadi mau ga mau masih install aplikasi ini 😁.

  2. sekarang memang semuanya kayaknya bisa didapatkan lewat belanja online, ya. bahkan kebutuhan dapur kayak sayur juga bisa beli online. sedikit bersyukur sih kita sekarang hidup di jaman teknologi canggih jadi pas pandemi begini setidaknya tidak terlalu bosan

  3. benar banget, aku juga korban pandemi ne, WFH dengan terus SFH ( shopping from home). Kemudahan UX yang di tampilkan di aplikasi shopee buat aku yang gaptek jadi keterusan belajar. benar-benar shopee

  4. Salam kenal Mas Deddy, foto-foto kulinernya keren banget mas, jadi laper hihi
    ngomong-ngomong soal Covid, punya dampak domino terhadap kemajuan teknologi digital ya, sekarang ini semua harus serba digital. Mau gak mau, suka atau tidak suka, harus beradaptasi jika tidak mau bisnisnya punah

  5. Koh Deddy fotonya keren-keren..beneran pandemi memicu produktivitas kita. Syukurnya teknologi mendukungnya termasuk dalam kemudahan belanja. Shopee pilihan tepat, dengan segala produk berkualitas, layanan yang cepat dari penjual, mudah aplikasinya dan yang paling suka sering dapat free ongkir. Yeayy

  6. Selalu suka sama foto-foto Mas Deddy di IG. Suka ngintipin. Kreatif, padahal yang banyak difoto itu makanan-makanan yang sederhana. Tapi hasil akhirnya jadi MAHAL.

    Belanja dari rumah via Shopee aja ya Mas Ded. Kalo saya pribadi, Shopee ini menang di ongkirnya sih, paling murah sejauh ini.

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: