Jangan Menyerah!


Dua bulan yang lalu, saat aku sedang nggak ada kerjaan. Saat pekerjaan simatupangku sedang kosong sebagai pengajar. Aku coba memasukkan beberapa lamaran, ada yang memanggil untuk melakukan interview dan sejumlah test masuk. Tapi sayang pekerjaan tersebut nggak datang juga. Sekarang ada panggilan untuk bekerja dengan posisi oke dan salary oke ketimbang profesiku sebagai pengajar simatupang. Eh malahan aku tolak begitu saja, lantaran aku udah menerima kontrak untuk mengajar sampai awal tahun nanti.

Tadi siang aku udah diskusiin sama pihak perusahaan yang baru itu, cuma aku diharuskan untuk memilih. Yaa.. karena aku nggak enak untuk meninggalkan kontrak kelasku begitu saja aku lebih memilih untuk melepaskan pekerjaan yang posisinya oke dan salarynya oke.

Aku belajar tentang kalau pada akhirnya kita harus memilih. Memilih dan menimbang (entah ini pakai perasaan atau objektif) mana yang harus dijalanin. Lengkap sama resiko yang akan terjadi. Kalau dibilang emang kelihatannya sayang banget aku menolak pekerjaan tersebut. Disamping lingkungan perusahaan yang baru itu aku udah merasa klop, beberapa orang aku kenal, beberapa orang ada yang aku kenal dari SMP, kuliah, bahkan teman segereja.

Akhir kata: nggak ada yang perlu disesalin dari setiap pilihan yang udah kita lakukan. Hadapin resikonya.

p.s : Tuhan akan memberikan yang terbaik dari saat ini saat dia berkata kamu belum waktu-Nya.

Iklan

11 pemikiran pada “Jangan Menyerah!

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s