Mataku Sakit, tapi Tidak Hatiku


Sudah lima hari ini mama memasak. Padahal selama 3 tahun belakangan ini mama nggak pernah masak dan kita setiap malam makan di luar bersama.

Sekarang kalau aku balik rumah, di dalam tudung saji sudah ada sayur. Hari ini mama bikin gorengan godo-godo pakai wortel sama kuah sop kacang ada wortel. Dan tadi diingetin buat makan vitamin.

Semuanya nggak lain agar mataku kembali normal. Semalam pas mau tidur, kita cerita-cerita dan kadang mama menyinggung masalah warna. Bertanya warna apa yang sedang dia tunjuk dan pegang. Aku menjawab dan mama mengoreksi jawabanku.

p.s : Sungguh aku meringkik dalam tangis.

Iklan

8 pemikiran pada “Mataku Sakit, tapi Tidak Hatiku

  1. 😦 aku ukut sedih bacanya

    semoga warna merah dan hijaunya cepat bisa terlihat

    percayalah selalu Mujizat Tuhan..jika kita terus bersabar

    Huang : Semalam aku bermimpi lagi mbak 😀

  2. Meneruskan Arman, gw sih yakin selalu ada hikmah di balik ini semua… Dan gw yakin elo orang terpilih untuk jalanin ujian ini. Semangat bro!

    Huang : 🙂

  3. Mungkin Mama nya Huang merasa bersalah, ingat Huang harus menyampaikan ke Mama kalo yang terjadi saat ini bukan salah beliau. Oke??

    Huang : Nggak lah mas Cipu. Aku nggak menyalahkan mamaku dan nggak mau membuat dia merasa bersalah kok mas 🙂

Feel free to share you idea.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.