Kembali Diingatkan Apa Itu Bersyukur


Tanpa mengeluh berarti hidup seseorang belum merasa puas. Mengeluh adalah hal wajar yang selalu dilakukan tiap orang. Kalo dalam 1 menit ada 2 orang yang barusan mengeluh. Berapa jumlah orang kalo dalam waktu 30 menit?

Waktu udah punya kerjaan, sering ngeluh dari A sampai Z tentang kerjaan itu. Mulai dari gaji yang gak sesuai lah, rekan kerja yang brengsek lah, bos yang gak akur sama kita lah, dan kata lah-lah lainnya.

Mulailah kita berdoa : Tuhan aku mau kerjaan baru.

Lalu Tuhan beri pilihan dari orang lain yang beritahu ada lowongan kerja. Pilih untuk langsung masukin lamaran?
Belum tentu kita langsung masukin lamaran, tentunya banyak pertimbangan dari A sampe Z dan ujung-ujungnya kita lebih pilih untuk gak masukin lamaran dan tetep kerja. Dan kembali mengeluh.

Waktu kita lagi kesal sama keluarga, atau lagi jenuh sama kota dan pengen rantau. Terpikirlah pengen keluar rumah atau pergi merantau.

Lalu dipikirlah mau pergi kemana? Gimana ntar disana, disini, dan disitu. Akhirnya, batal juga untuk rantau dengan alasan mental belum berani.

Dari 2 bentuk sketsa di atas. Saya sadari bahwa saat dijalan buntu kita minta Tuhan segera menjawab pertolongan kita. Begitu dikasih pertolongan dengan jalan orang lain tapi kenapa gak memilih pertolongan itu?

Kalau pada akhirnya gak memilih apa yang udah ditawarkan. Berarti ya sudahlah terima saja apa yang ada. Gak perlu lagi buat mengeluh walau hati ini tetap sedih dan bimbang.

p.s : selesai ketik ini, saya baca lagi dan berpikir gak nyangka kok bisa saya menulis kayak gini.

Posted with WordPress for Mobile Blogging.

Iklan