Macau Trip : Senado Square, Ruin of St. Paul, Grand Lisboa Casino


Hari Keempat : Macau – Hong Kong

Bangun tidur se-pagi-pagi-nya dari hotel Florida membuat kepala saya sedikit migrain karena kurang tidur dan memang tidur kurang nyenyak. Dengan semangat backpacker saya secepat mungkin mengembalikan mood kalau ini semua masih bisa dinikmati.

Senado Square


Tujuan di pagi hari sampai siang adalah menjelajahi kota Macau. Segera bergegas mengambil peta Macau, maka saatnya mengeksplore jalanan di sekitar Senado Square. Senado Square seperti jalan sentral atau alun-alun di Macau. Jalanannya beraspal dan banyak akses ke beberapa jalan lainnya. Ditutupin oleh bangunan khas Portugis seperti Kantor Pos, Bank Macau, Gereja St. Dominic, dan bisa menuju ke Reruntuhan St. Paul. Menurut info, Senado Square ini masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO karena merupakan bagian dari Sejarah kota Macau.

Ruin of St. Paul’s

Reruntuhan St. Paulus ini menjadi ikon dari kota Macau. Bangunan ini merupakan sisa runtuhan bangunan depan dan tangga batu yang besar sebuah gereja terbesar di Macau.

Menurut info, bangunan ini dibangun pada tahun 1580, kemudian gereja ini mengalami kebakaran pada tahun 1595 dan 1601 kemudian dilakukan rekonstruksi. Namun, angin topan melanda kota Macau tahun 1835 kemudia terbakar kembali hingga hilanglah sejarah gereja terbesar di Macau. Kabarnya, bangunan gereja St Paulus ini dibangun dengan batu putih, memiliki atap kubah besar.

 

Tampak dari sisa runtuhan depan, akan ada beberapa patung yang masih tersisa. Sebenarnya sayang sekali bangunan ini menjadi sisa runtuhan oleh karena kebakaran.

Selama berjalan kaki di Senado Square saya melihat banyak orang tua sedang olahraga, uniknya ada yang sedang berlatih Tai Chi, ilmu bela diri Cina. Bertemulah saya dengan bapak tua yang sedang Tai Chi dan kami pun mengobrol.

  

Kesempatan emas saya pun menanyakan bagaimana cara kami menuju terminal ferry ke Hong Kong. Bermodal bahasa Mandarin pas-pas-an saya masih dapat berkomunikasi dengan bapak tua tersebut. Kawasan ferry berada di daerah O Men, dalam bahasa Cina pelabuhan ferry Macau adalah O Men Tao.

Tidak terasa karena asik berjalan kaki, ternyata sampai juga ke pusat kasino besar yang berada di Grand Lisboa dan Casino Lisboa. Masuk ke dalam kasino sungguh membuat saya tercenggang oleh kilauan lampu kristal dan wanginya seluruh isi ruangan.

   

Berhubung hari semakin siang, maka setelah check out dari hotel Florida selanjutnya bergegas pergi ke terminal ferry. Banyak cara menuju ke pelabuhan ferry dan yang paling mudah adalah menggunakan shuttle bus gratis dari Hotel Sintra. Di jam tertentu bus akan datang menjemput setiap 1 jam sekali. Begitu sampai di Macau Maritime Ferry Terminal kami langsung mencari tiket ferry menuju Tsim Tai Tsui (Hong Kong Macau Ferry Terminal). Kapal ferry yang digunakan menuju Hong Kong dengan Turbo Jet seharga MOP 139.

   

Dekat Macau Maritime Ferry Terminal, ada sebuah bangunan taman sekaligus pusat perbelanjaan yang mengadopsi nuansa dermaga nelayan, namanya Macau Fisherman’s Wharf. Namun kami urungkan niat untuk kesana karena nanti juga akan balik lagi ke Macau saat kembali dari Shenzhen.

Perjalanan menyebrang laut dari pelabuhan terminal ferry Macau ke Hong Kong selama 1 jam perjalanan.

Pengeluaran Hari Keempat

Turbo Jet Ferry : MOP 139

Makanan : MOP 10

Total dalam MOP : MOP 149 (Rp 193.700)

7 pemikiran pada “Macau Trip : Senado Square, Ruin of St. Paul, Grand Lisboa Casino

  1. Ping balik: Travelling is Possible! | Koh' Huang

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s