Mampukah ZenFone Max Pro M1 Dipakai Untuk Foto Traveling?


Sepekan sudah ASUS ZenFone Max Pro M1 dijual di pasar Indonesia. Bahkan tercatat hanya 15 detik langsung terjual habis secara flash sale. ZenFone Max Pro M1 menjadi produk andalan ASUS saat ini sebagai smartphonedengan performa handal dan baterai awet.

Tentu saya penasaran dengan keunggulan ZenFone Max Pro M1 terutama perfoma prosesornya sudah menggunakan Snapdragon 636, prosesor smartphone unggulan untuk saat ini kemudian menggunakan Pure Android 8.0 Oreo. Ada apa nih ASUS?

review zenfone max pro m1

Menjajal kemampuan ASUS ZenFone Max Pro M1

Saya melihat kali ini ASUS menggunakan #LebihMendingZenFone dan dengan rasa percaya diri ASUS menantang Xiaomi Redmi Note 5. Maka dari itu ekspektasi pertama saya saat menggunakan ZenFone Max Pro M1 adalah dapat memenuhi dua kebutuhan traveling saya yaitu kamera dan baterai. Saya tidak perlu khawatir memotret karena kualitas foto biasa saja.

Kali ini saya akan berbagi pengalaman menggunakan ZenFone Max Pro M1 selama di Banda Neira, Maluku. Kegiatan saya selama di Banda Neira memang tidak hanya berfokus pada keindahan alam yang memang sudah indah. Akan tetapi juga belajar tentang sejarah Pulau Rempah. Dalam perjalanan saya kali ini banyak bertemu sosok-sosok yang menginspirasi. Menarik bukan?

Baca juga : Kesan Pertama Hands On ZenFone Max Pro M1 dan ZenFone 5Q

Hari pertama : Perjalanan 7 Jam

review zenfone max pro m1

Berfoto di dalam kapal yang berlabuh selama 7 jam dari Ambon ke Banda Neira.

Saya tak pernah mengira akan memiliki pengalaman di dalam kapal cepat selama 7 jam perjalanan. Diombang-ambing, perut terasa dikocok dan oleng. Mau mengambil foto menggunakan kamera smartphonepun saya pikir dua kali. Takut nanti jatuh atau hasilnya buram. Walau katanya ZenFone Max Pro M1 nanti akan mendapatkan pembaruan sistem sehingga ada EIS, tetap saja saya butuh menahan nafas agar tidak tremor saat memotret.

Sebelum naik kapal, ada seorang ibu penjual asongan masuk ke dalam kapal dan menawarkan dagangannya. Dia terus berteriak menawarkan ke kami untuk membeli jajanannya, termasuk berteriak ke para bule dengan bahasa inggris yang lancar. Saya tergugah untuk membeli dagangan yang dijual sambil mengajak si ibu bercerita. Ternyata si ibu memang sudah biasa berjualan disekitar kapal.

Lantas saya bertanya dari mana dia bisa bahasa inggris yang lancar. Jawabnya kalau keadaan membuat dia harus bisa berbahasa inggris, jika tidak dia tidak bisa berkomunikasi dengan orang asing untuk berjualan. Tentu saja saya kagum dengan usahanya agar tetap menjadi tulang punggung keluarganya. Kemudian, saya mengajaknya untuk berfoto bersama menggunakan ZenFone Max Pro M1. Ini adalah hasil foto pertama saya menggunakan ZenFone Max Pro M1.

review zenfone max pro m1

Mode Deepth Effect. No edit

Cuaca saat itu sedang mendung, namun hasil foto ZenFone Max Pro M1 tetap terang untuk kamera depan. Dalam hati saya berkata, wah hasil fotonya asik nih. Saya mengambil foto mode portrait dengan mode Deepth Effect, fitur ini akan menghasilkan foto seperti menggunakan kamera mirrorless dengan efek background menjadi kabur/blur.

Hasilnya? Saya makin penasaran untuk menangkap tiap momen menggunakan ZenFone Max Pro M1. Saya juga mengedit gambar lewat Snapseeds untuk kebutuhan mencerahkan gambar tanpa mengubah warna aslinya.

Hari kedua : Spice Tour

review zenfone max pro m1

Kapal cepat melaju melewati Gunung Merapi Ganapus, Banda Neira

Banda Neira sedang masuk cuaca penghujan. Rencana pagi saya ingin melihat sunrise harus tertunda. Selain itu rencana untuk snorkeling di Pulau Hatta harus diundur karena alasan ombak sedang tidak bagus. Lalu kami mengganti acara dengan melihat perkebunan pala di Desa Lonthoir. Desa ini memiliki perkebunan rempah dan dulunya menjadi termasuk salah satu wilayah kekuasaan Belanda.

Dengan menggunakan kapal cepat selama satu jam perjalanan, sepanjang jalan yang saya lihat hanya air laut berwarna biru. Di Banda Neira ada satu gunung merapi yang menyisakan lava di pinggiran sehingga warnanya menghitam. Cuaca masih mendung namun karena itu udara menjadi sejuk sekali untuk bersantai di atas kapal.

review zenfone max pro m1

Pino, 9 tahun. Cuaca mendung. Lokasi foto : Desa Lonthoir, Banda Neira

Kami tiba di sebuah perkampungan warga. Dari atas sudah ada beberapa anak kecil yang bermain. Sesekali mereka loncat dari atas anjungan masuk dalam air. Ada juga yang sedang memasang umpan ikan untuk memancing. Anak-anak ini tampak bahagia dengan aktivitas mereka.

Saya berkenalan dengan Pino usia 9 tahun. Dia memberitahu saya cara memasang umpan ikan di kail. Pino termasuk anak yang usil di antara teman-teman lainnya. Saat saya ingin memotret, dia langsung memasang ekspresi lucu. Aha! Terima kasih Pino.

Hari ketiga : Pulau Hatta

review zenfone max pro m1

Kapal melaju menuju Pulau Hatta untuk snorkeling.

Orang Banda sangat menghargai sejarah. Maka, nama Moehammad Hatta dijadikan nama pulau agar masyarakat tidak melupakan sejarah. Pulau Hatta sendiri merupakan desa dengan jumlah kepala keluarga tidak begitu banyak selain itu fasilitas sederhana. Daerah pesisir pantai dijadikan sebagai homestay bagi tamu-tamu yang ingin bermalam di Pulau Hatta.

Apa yang menarik dari Pulau Hatta? Tentu saja alam bawah laut yang indah dan masih alami. Karang-karang di Pulau Hatta masih terawat, termasuk habitat di dalamnya. Saya bisa melihat penyu serta hiu yang berenang di sekitar area kami saat sedang snorkeling. Sayang saya tidak bisa mengambil foto bawah laut karena ZenFone Max Pro M1 belum memiliki fitur water resistant IP 68. Namun, apabila ada case khusus yang bisa digunakan untuk diajak berenang saya akan mencobanya.

Ini Smartphone Terbaik untuk Main PUBG Mobile, Harga Cuma 2 Jutaan!

unboxing zenfone max pro m1

Unboxing ZenFone Max Pro M1

Selama satu minggu perjalanan di Banda Neira, saya menggunakan ZenFone Max Pro M1 untuk kebutuhan fotografi. Sedangkan untuk bermain game tidak terlalu intens sebab sinyal provider di Banda Neira agak susah. Hanya provider merah yang berkuasa di daerah Indonesia Timur, sedangkan provider warna kuning dan biru tinggal kenangan.

Desain bodi ZenFone Max Pro M1 sudah full view display 6 inci Full HD 18:9 sehingga jika dibilang ASUS telah mengikuti hype kekinian. Layar lumayan besar memang membuat Zenfone Max Pro M1 sangat nyaman untuk bermain beragam game atau media sosial. Penerapan desain juga nyaris tanpa bezel membuat smartphone ini terasa seperti sebuah smartphone dengan layar berukuran 5,5 inci.

review zenfone max pro m1

PUBG Mobile

review zenfone max pro m1

Pure Android 8.0 Oreo

Menggunakan sistem operasi Pure Android 8.0 Oreo, ZenFone Max Pro M1 terasa ringan dari bloatware atau aplikasi bawaan yang bagi sebagian kita merasa tidak begitu digunakan. Sehingga user interface sangat sederhana dan minimalis. Good job!

Baterai Ukuran Monster

review zenfone max pro m1

Melihat dari jauh Gunung Merapi Banda

Sejak mendapatkan unit ZenFone Max Pro M1 saat launching di Ritz Calton kemarin, saya hanya dua kali pengecasan pas awal berangkat serta saat hari kedua di Banda Neira. Total dengan kapasitas baterai 5000mAh, smartphone ini bisa bertahan lebih kurang sekitar 3 hari apabila penggunaannya sebatas fotografi dan standby wifi untuk meng-update media sosial.

Saya sendiri tidak meragukan smartphone ASUS seri “Max” di belakangnya, sebab dari dua produk ZenFone Max yang pernah saya gunakan memang terbukti daya tahan baterai adalah utama. Itu sudah terbukti dari penggunaan ZenFone 3 Max dan ZenFone 4 Max Pro sebelumnya.

review zenfone max pro m1

Desain bodi belakang ZenFone Max Pro M1

Hal lain yang membuat saya kagum adalah bobot berat yang terasa lebih ringan dan tipis. Berbeda sekali dengan bobot berat ZenFone 4 Max Pro yang terasa ringan dan tebal. Maka, bertambah lagi satu nilai saat sedang mereview smartphone terbaru dari ASUS yaitu bobot dan kenyamanan menggunakannya.

Perfoma Terbaik Di Kelasnya

review zenfone max pro m1

Bermain PUBG Mobile di ZenFone Max Pro M1

Saya bukan termasuk maniak game, tapi sesekali saya bermain game untuk mengisi waktu kosong. Game yang saya mainkan misalnya Mobile Legend dan Clash of Clans. Namun, melihat wave para gamer saya ikut mencoba memainkan Player Unknown’s Battleground Mobile (PUBG Mobile) yang sedang ramai dimainkan dan game berat.

Selama memainkan sekitar 30 menit, saya tidak menemukan nge-lag atau suhu panas pada smartphone seperti kata netizen kalau ASUS itu ponsel setrikaan. Please deh.. move on dong. Perfoma yang saya dapatkan justru sebaliknya, saya masih bisa melakukan multitasking. Apa ini karena pemakaian Snapdragon 636 yang diklaim Qualcomm performa chipset lebih tinggi 40% dibanding dengan versi sebelumnya, Snapdragon 625. Jawabannya bisa jadi.

Antutu Benchmark ZenFone Max Pro M1

Kualitas Kamera Bikin Percaya Diri

review zenfone max pro m1

Menjawab tantangan ASUS menguji kamera ZenFone Max Pro M1

Kita tidak akan menemukan PixelMaster Camera di ZenFone Max Pro M1, sebab kali ini ASUS menggunakan Snapdragon Camera dari Qualcomm. Memang akan ada sedikit perbedaan, misal kita tidak menemukan mode Manual pada ZenFone Max Pro M1. Namun demikian, saya sangat terkejut dengan hasil kamera Snapdragon Camera pada ZenFone Max Pro M1.

Pada dasarnya untuk fotografi smartphone, hal utama yang dibutuhkan adalah kecepatan autofokus serta antarmuka kamera yang mudah digunakan. ZenFone Max Pro M1 memiliki beberapa mode seperti Auto, HDR, Portrait, Landscape, Sports, Flowers, Backlight, Candlelight, Sunset, Night, Beach dan Snow. Untuk menambah efek-efek agar lebih dramatis, tersedia pula opsi Mono, Sepia, Negative, Solarize, Posterize, Aqua, Emboss, Sketch dan Neon. Walaupun semua efek tersebut diberikan, tapi tidak semua orang juga menggunakan semua efek tersebut bukan?

Selain itu, ASUS tidak melupakan memberikan efek Beautification mulai dari opsi Low, Mid, High sampai Custom. Efek yang membuat kulit wajah lebih halus ini secara default memiliki pengaturan berada di opsi Low.

Apabila kita tidak ingin kehilangan momen, maka ada fitur quick camera dengan cara menekan tombol power sebanyak dua kali maka akan langsung masuk ke mode kamera. Brillian!

Hasil Foto Kamera ASUS ZenFone Max Pro M1

Kalian bisa menilai sendiri hasil foto ZenFone Max Pro M1. Semua foto asli diambil menggunakan ZenFone Max Pro M1 tanpa diedit. Silahkan berikan komentar di kolom komentar yang tersedia ya.

HDR (High Dynamic Range)

Fitur HDR akan mengambil gambar yang memiliki objek yang sangat terang dan sangat gelap. Sekarang fitur HDR cukup banyak diterapkan pada perangkat smartphone terbaru, fitur tersebut memang bisa mengatasinya dengan mengambil beberapa gambar secara cepat di eksposur berbeda dan menggabungkannya.

hasil foto zenfone max pro m1

HDR OFF

hasil foto zenfone max pro m1

HDR ON

Zoom

Foto menggunakan zoom 4 kali dan 8 kali. Hasilnya kualitas gambar tidak begitu baik, cenderung noise dan kabur. Apabila ingin zoom maka usahakan tidak lebih dari 4x pembesaran. Solusi terbaik adalah foto objek dengan jarak lebih dekat.

hasil foto zenfone max pro m1

Foto tanpa di zoom

hasil foto zenfone max pro m1

Zoom 4x

hasil foto zenfone max pro m1

Zoom 8x

Indoor

Foto indoor dengan pencahayaan natural masih baik. Warna yang dihasilkan tidak over exposure. Hasil pun tetap tajam.

hasil foto zenfone max pro m1

Foto indoor, cahaya sore.

Detail Gambar

Saya makin kagum menggunakan ZenFone Max Pro M1 karena hasil foto saat pencahayaan maksimal, kita bisa mendapatkan kualitas gambar lebih detail. Sekalipun gambar diperbesar, tetap masih layak untuk digunakan.

hasil foto zenfone max pro m1

Pulau Rhun, Banda Neira

hasil foto zenfone max pro m1

Foto diperbesar tetap tajam.

Deepth Effect

Ini salah satu keunggulan kamera ZenFone Max Pro M1 yang mampu bersaing dengan Xiaomi Redmi Note 5 yaitu efek bokeh yang nyaris sempurna. Sisi-sisi antara objek dan latar belakang kontras bahkan cenderung memberikan efek sedikit vignette apabila pencahayaan hangat.

Gambar silahkan diperbesar untuk melihat detail.

Selfie

Hasil kamera depan ZenFone Max Pro M1 juga baik. Sekalipun berada di dalam ruangan. Tapi sekali lagi, pencahayaan adalah hal penting dalam fotografi smartphone. Kualitas Snapdragon Camera sendiri cukup baik dan bisa dihandalkan saat saya sedang traveling.

hasil foto zenfone max pro m1

HDR ON

hasil foto zenfone max pro m1

Mode Auto

hasil foto zenfone max pro m1

Mode Deepth Effect

Low Light

Kondisi ruangan dengan minim cahaya memang menjadi tantangan untuk fotografi smartphone. Apalagi ZenFone Max Pro M1 memiliki aperture F2.2 pastinya butuh cahaya lebih banyak. Saya mencoba memotret dengan kondisi low light hanya lampu remang, hasilnya memang tidak begitu tajam namun tetap layak.

hasil foto zenfone max pro m1

Low Light

hasil foto zenfone max pro m1

Low light, foto pencahayaan minim

Foto Lainnya

Foto-foto di bawah ini termasuk kategori dibuang sayang. Namun hasilnya tidak mengecewakan. Secara keseluruhan saya puas menggunakan ZenFone Max Pro M1 dari segi kamera. Terlihat ada banyak peningkatan kualitas kamera menggunakan Snapdragon Camera besutan Qualcomm.

Keunggulan ZenFone Max Pro M1

Produk terbaru ASUS kali ini memberikan saya pengalaman yang cukup mengesankan. Apalagi dari sisi kamera. Kamera ZenFone Max Pro M1 menjadi salah satu nilai jual untuk konsumen yang memiliki budget terbatas tapi menginginkan hasil kamera dan perfoma yang luar biasa. Bukankah begitu keinginan konsumen?

ASUS memberikan dual camera sebagai nilai jual ZenFone Max Pro M1 lebih dilirik, 16MP + 5MP untuk model 6GB serta 13MP+5MP untuk model RAM 3GB dan 4GB. Hal ini masih wajar karena terkait dengan biaya produksi. Konsumen bisa memilih mana yang mereka butuhkan. Unit yang saya review adalah ZenFone Max Pro M1 kapasitas RAM 3GB 13MP+5MP, dengan kamera resolusi 13MP saja saya bisa menghasilkan kualitas gambar jernih dengan efek bokeh yang menakjubkan. Coba bayangkan kalau saya menggunakan ZenFone Max Pro M1 RAM 6GB yang resolusi kamera 16MP?

Dua jempol untuk ASUS yang bisa memberikan fitur Deepth Effect agar background belakang objek jadi lebih kabur seperti di kamera profesional. Terus terang hasil bokeh gambar rapi dan tampak natural. Warna gambar juga lumayan, kita tinggal mengedit sedikit untuk masalah brightness dan contrast saja lewat aplikasi foto. Mudah dan gampang.

Keunggulan ZenFone Max Pro M1 lainnya yaitu kemampuan merekam video 4K UltraHD. Gila! Itu kata yang terlontar di mulut saya. Smartphone apa ini harga 2 juta bisa merekam kualitas 4K? Ya, walaupun kita juga akan jarang merekam 4K sebab ukuran filenya lumayan besar. Namun, sekali lagi yang perlu kalian pikirkan harga 2 juta, Bung!

Kekurangan ZenFone Max Pro M1

Secara keseluruhan jujur saya sulit menemukan kekurangan ZenFone Max Pro M1. Ingin mencari celah sepertinya percuma. Mau bilang tidak ada NFC? Maka kalian bisa melirik ke ZenFone 5Q. Sebab ASUS sudah memperbaiki dari 5 pokok penting dari suatu smartphone yaitu performa, baterai, layar, kamera dan audio.

Hanya saja untuk sisi kamera, ZenFone Max Pro M1 sedikit kurang joss apabila kita gunakan saat zoom objek. Objek yang dihasilnya kabur dan kurang tajam. Tips agar hasil foto kamera ZenFone Max Pro M1 lebih maksimal adalah pahami pencahayaan karena hasilnya akan lebih maksimal dan tajam. Selebihnya kita bisa mengedit lewat aplikasi seperti VSCO dan Snapseeds. Lalu, tidak adanya lensa wide memang membuat saya sedikit kehilangan.

Harga ZenFone Max Pro M1 Bikin Kaget

Sepertinya untuk saat ini, ZenFone Max Pro M1 merupakan “senjata terbaru” ASUS untuk bersaing dengan pasar Xiaomi lewat Redmi Note 5. Bicara soal harga, ASUS juga menawarkan smartphone Android harga 2 jutaan tapi tidak murahan. Selain itu juga perfoma handal. Jadi, kalau kalian bertanya apa ZenFone Max Pro M1 ini recommended? Jawabannya ya.

Sebab apabila dibandingkan dengan versi Xiaomi setara RAM 3GB, ASUS ZenFone Max Pro M1 memiliki harga Rp 2.299.000 dan harga ZenFone Max Pro M1 RAM 4GB adalah Rp 2.499.000. Sedangkan harga ZenFone Max Pro M1 RAM 6GB adalah Rp 3.299.000. Cukup menarik bukan penawarannya? Best deal bagi kalian yang memiliki budget terbatas.

Akhirnya, ZenFone Max Pro M1 menjawab ekspektasi awal saya tentang kebutuhan sebuah smartphone. Saya bisa lebih tenang saat traveling apabila membutuhkan fotografi lewat smartphone. Kamera ZenFone Max Pro M1 bisa diandalkan. Selain itu tidak beberapa lama lagi, ZenFone Max Pro M1 ini akan mendapat pembaharuan sistem yang akan menambahkan sensor Gyroscope dan fitur kamera sudah dilengkapi EIS (Electronic Image Stabilizer). Menarik!

Semoga review ZenFone Max Pro M1 ini bermanfaat bagi kalian. Jadi menurut kalian, bisakah ZenFone Max Pro M1 dipakai untuk foto traveling?

Spesifikasi ZenFone Max Pro M1

Model ZenFone Max Pro M1 (ZB602KL)
Display, Resolution Full HD+ 2.160 x 1.080 pixel, 18:9 Full View Display

2.5D curve glass with 450nits

SoC Processor CPU Powerful 14nm Qualcomm Snapdragon 636 Octa Core Processor with  1.54x Antutu CPU score than SD625
GPU Qualcomm® Adreno™ 509 GPU
Memory RAM / Storage LPDDR4 3GB RAM, 32GB ROM

LPDDR4 4GB RAM, 64GB ROM

LPDDR4 6GB RAM, 64GB ROM

Supports up to 256GB MicroSD, 100GB Google Drive (free 1 year)

Camera System Rear (main)

Camera

16MP (6G/64GB), 13MP (3G/32GB, 4GB / 64GB), PDAF
Rear (wide)

Camera

5 Megapixel for bokeh mode
Frontcamera 16MP (6G/64GB) , 8MP (3G/32GB , 4GB / 64GB), softlight LED flash
Camera feature Camera mode:
Auto, HDR, Portrait, Landscape, Sports, Flower, Backlight, Sunset, Night, Beauty
Wireless WLAN 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi direct
Sensor Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Face Recognition, Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light Sensor
SIM card and SD slot Triple Slots: dual SIM, one MicroSD card

Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 3: Supports up to 256GB MicroSD card

Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.

Network FDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, GSM

Data rate:

DC-HSPA+ (DL/UL): 42/5.76 Mbps; LTE CAT 7 (DL/UL): 300/150 Mbps, 3CA support

GPS GPS, AGPS, Glonass, BDS
OS Pure Android 8.0 Oreo
Battery 5.000mAh capacity
Audio / Microphone Loud speaker, PMIC internal amplifier, Dual internal microphones with ASUS Noise Reduction Technology, FM Receiver
Size / Weight 159 x 76 x 8.46 mm / 180 grams
Color Deepsea Black and Meteor Silver

DISCLAIMER : Review ini dibuat berdasarkan review pemakaian pribadi selama satu minggu. Serta bukan tulisan berbayar dari sponsor manapun termasuk ASUS Indonesia. Unit review milik ASUS Indonesia menggunakan ZenFone Max Pro M1 3GB/32GB warna Black.

This blog receives a partnership/sponsorship/product review. Do not hesitate to contact email deddy.huang@yahoo.com

Iklan

55 pemikiran pada “Mampukah ZenFone Max Pro M1 Dipakai Untuk Foto Traveling?

  1. Menurut kokoh Deddy , worth it gk nih hp? Saya trkhr pakai Asus itu seri ZE551ML dan itu lumayan pada masanya .
    Kamera bener bisa bokeh (depth effect) gitu ? Krn bnyk bbrp artikel bilang kameranya gk bs bokeh, jadi saya agak ragu untuk beli.

    Thanks .

  2. Bang kokoh deddy kalau foto siang bagus ya pakai Max Pro M1, tapi sayang kalau malam ga bagus… jauh banget hasilnya ama Samsung S7 atau Samsung Fan Note…

  3. Koh, hasil foto saat didalam kapal dengan didalam ruangan kenapa sangat berbeda? Sangat terlihat jelas saat didalam kapal hasil foto kurang tajam, sedangkan saat didalam ruangan cukup baik. Apa karena saat pengambilan gambar keadaan didalam kapal kurang stabil atau gimana koh?
    Bdw terimakasih reviewnya sangat membantu

  4. Hari Sabtu lalu kakak saya ingin beli HP ini, sayang di Bali belum dijual, karena sudah urgent sekali perlu HP, akhirnya dia beli Zenfone 4 Selfie, yang biasa, bukan yang pro, dengan harga Rp. 2.950.000

  5. kalo ada review gini jadi bingung pilih asus type max yang manaan, daku jadi plinplan nih. foto bokehnya itu juga oke, jadi kalo kemana2 dan males bawa kamera, cukup bawa hape aja
    thx infonya koh

Feel free to share you idea.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.