tips blogging

Rahasia Blogging Sukses Meraup Cuan

Pernah atau tidak saya pun pernah berada di titik terendah dalam hidup. Perasaan ingin menyerah begitu saja dari segala upaya mencari pekerjaan formal, akibat PHK tahun 2015.

Sampai saya berjumpa dengan sosok Cumi Lebay, orang yang memberi saya motivasi untuk bangkit dan memberikan saya gambaran peluang dari blog.

Saat itu saya sempat tidak yakin, apakah hanya dengan menulis lewat blog bisa memberi saya makan yang layak?

Kenapa Saya Ngeblog?

tips memulai blog
Blogging dapat dilakukan dimana pun

Blog pada satu waktu dulu dikenali sebagai tempat untuk merekam jurnal, minat, hobi dan perjalanan hidup. Sejak lima tahun belakangan ini, blog digunakan untuk tujuan bisnis dan sumber pendapatan lewat online.

Konsep blog untuk bisnis boleh saya sederhanakan seperti ini. Tambahkan nilai dahulu, bina kepopuleran dan pengaruh kemudian apa yang akan kita tawarkan, orang akan membeli.

Ternyata sejak 2016, saya memang hidup dari blog sebagai mata pencaharian utama. Walau ada pasang surut, namun blog inilah yang membuat saya tetap bernyawa hingga saat ini.

Membangun Sebuah Blog Pemula

Saya mesti sering bertanya-tanya, apa yang dibutuhkan untuk memiliki sebuah blog bagi pemula seperti saya. Awalnya saya memiliki blog gratisan, namun ternyata saran dari teman-teman narablog menyarankan untuk ngeblog di tempat yang berbayar.

Alasan kuat adalah untuk membuat kredibilitas agar terlihat profesional.

Kalau sudah berbayar, artinya sudah serius. Mau membina hubungan dengan pembaca, pengaruh serta informasi yang positif.

Kesulitan dalam memulai sebuah blog berbayar? Tenang, teman-teman blogger ternyata sangat baik dalam membantu.

Kenalin Pasti Niche Blog

Sebelum ingin ngeblog, saya meluangkan beberapa jam pertama untuk duduk mengenal pasti niche yang pas. Niche ini pula yang menentukan dengan siapa kita bisa bekerjasama, baik brand atau lainnya.

Coretan-coretan buku saku saya banyak selama mengikuti rangkaian 25 webinar dari berbagai pemateri sangat banyak. Rasanya keterlaluan kalau tidak saya terapkan untuk optimalkan blog ini.

Saya masih ingat, cerita pengalaman Mbak Widya dalam  sesi webinar Ibu-Ibu Doyan Nulis dan IM3 Oredoo tentang “Menulis Konten Blog untuk Pemula” yang saya ikuti.

Ada perkataannya yang menohok yaitu Be Clear on Who, Why and What, serta konsisten ditambah fokus.

Siapa?

Kita perlu tahu untuk apa blog kita ditulis. Jika kita jawab untuk semua orang, maka jawabannya salah. Sebab tidak ada blog yang bisa menyajikan informasi untuk semua orang tanpa kita tahu akan dibawah kemana blog ini.

Blog saya ini ditujukan untuk para usia dewasa yang ingin membaca tulisan ringan tentang perjalanan, dan gaya hidup.

Mengapa?

Tentu saja saya ingin tulisan saya menjadi solusi bagi permasalahan dari pembaca yang singgah. Misalnya ada orang yang ingin berkunjung ke suatu tempat dan membutuhkan referensi tempat perjalanan.

Yakinlah di dalam perjalanan menulis blog, kita akan gampang goyang saat melihat rumput tetangga lebih hijau.

Saatnya Optimalkan Blog

tips memulai blog
Beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum memulai blogging

Tentunya kalian bertanya bagaimana cara saya mengoptimalkan blog ini agar tetap mendapat peluang dilirik brand?

Setiap pembaca yang setia menantikan setiap tulisan baru di blog ini sangat berharga. Saya kadang berkomunikasi layaknya teman untuk bertanya masukan-masukan berharga dari mereka.

Ya, untuk memberikan sesuatu yang bernilai kepada target audience blog, saya haruslah juga mempunyai konten yang mereka perlukan dan menyentuh hati mereka.

Konten blog harus dirancang bisa menjawab permasalahan mereka dan juga memberi panduan supaya mereka mau senantiasa mengikuti perkembangan kita. Optimalisasi blog saya mulai dari:

1. Basic Desain Grafis

Perkembangan blog makin cepat, dari hanya tulisan kini mata orang juga ingin dimanjakan dengan visual. Maka, desain grafis sangat diperlukan untuk menunjang isi tulisan.

Saya yang tak begitu pandai dalam hal desain grafis pun mendapat pencerahan setelah menyimak materi mengedit grafis lewat Canva yang sangat mudah. Akhirnya saya belajar juga membuat materi presentasi lewat Canva.

2. Menambahkan Video

Selain dalam bentuk grafis, ternyata audiens sekarang senang dengan video yang bisa membawa mereka lebih ikut ke dalam cerita.

Problem video memang bukan hanya dialami oleh kita sendiri, namun mungkin sebagian orang ada yang tidak percaya diri untuk tampil di depan kamera. Nasehat dari mbak Ima dalam webinar pun sangat membantu, kita bisa mencari sudut pengambilan lain yang membuat kita nyaman.

Bahkan untuk merekam video kita bisa melakukan hanya dengan smartphone, seperti yang diajarkan oleh Joe Chandra dalam materi Smartphone Videography. Merekam video menggunakan smartphone sekarang lebih praktis.

3. SEO untuk Blog

Dulu sebelum tahu blog bisa menjadi peluang mendatangkan uang, menulis blog sama seperti menulis pada umumnya.

Ternyata setelah mendengar penjelasan dari Mas Angga tentang SEO untuk Pemula memberikan pandangan baru kalau agar tulisan kita lebih optimal dibutuhkan teknik SEO agar tulisan lebih cepat terbaca oleh mesin pencari seperti Google.

Proses SEO akan berjalan sendiri mengikuti perkembangan karena teknik ini punya banyak sekali metode dan sebagai blogger pun harus punya keinginan untuk belajar.

4. Rajin Share ke Media Sosial

Pernah ada rasa malu kalau share artikel blog kita ke media sosial? Padahal dengan kita rajin share artikel blog ke media sosial seperti Facebook, Twitter atau Instagram ternyata termasuk salah satu optimalisasi blog.

Berbagi ke media sosial salah satu trik optimalisasi untuk mendukung blog. Setali tiga uang dengan materi webinar dari Mbak Kartika dan Pungky. Kalau micro blog seperti Twitter dan Instagram cukup ampuh mendatangkan trafik blog.

Agar Blog Dilirik oleh Brand

tips memulai blog
Blogger sering diajak kerjasama oleh brand

Konten blog yang menarik sekaligus informasi, serta menjadi sebuah konten yang nyaman untuk dibagikan ke media sosial. Tentunya selaras dengan meningkatnya trafik blog.

Ternyata rangkaian proses blog ini cukup panjang dan sudah kita lakukan selama ini. Menurut saya, blog kita seperti rumah yang membuat orang akan betah berlama-lama, sehingga sebagai tuan rumah kita pun kudu bisa menyuguhkan hidangan yang nikmat.

Setelah semua langkah sudah kita lakukan untuk merawat blog sekaligus optimalisasi. Selanjutnya, adalah tahapan agar blog kita bisa dilirik oleh brand.

Mas Firman, sebagai PR Marketing berbagi kiat untuk para blogger. Berdasarkan data influencer Marketing Hub :

  • Dunia influencer marketing saat ini berkembang hingga $9,7B tahun 2020.
  • Lebih dari 300% micro influencer meningkat sejak 2016.
  • 91% responden percaya kalau influencer marketing cukup efektif dalam pemasaran.
  • 65% responden mendapat Return of Investment (ROI) lewat kampanye influencer marketing.
  • Hal yang paling menyenangkan adalah ketika pemasaran ini bisa dikonversikan menjadi penjualan / sales.
  • 87% responden menggunakan channel Instagram untuk influencer marketing.

Sehingga bisa dibilang untuk menemukan influencer adalah tantangan bagi brand ketika ingin menjalankan kampanye. Saya melihat blogger pun bisa menangkap peluang blognya untuk menjadi influencer.

Dalam kacamata brand, Mas Firman bilang untuk mencari blogger tentunya ada beberapa kriteria mulai dari memiliki top level domain, blog yang sering diupdate, dan juga interaksi yang aktif dengan pembaca.

Interaksi yang kuat tentunya bisa membuat kepopuleran blog juga meningkat. Otomatis bisa membuka peluang apabila ada brand yang ingin bekerjasama. Bagi brand pastinya mencari sebuah blog yang memiliki “nyawa”.

Peluang bentuk kerjasama seperti apa yang dapat terjadi antara brand dan blogger? Sudah pasti banyak sekali.

Mulai dari barter produk untuk blogger ulas berdasarkan pengalaman penggunaan, secara teknis maupun storytelling. Beberapa kali saya mendapat tawaran untuk mengulas produk di blog ini. Ulasan ini tentunya akan bermanfaat bagi para pembaca saya ketika sedang membutuhkan informasi.

Tips agar ulasan produk lebih bermanfaat adalah dengan memang berdasarkan penggunaan sehari-hari. Karena setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda.

Apalagi saat ini blogger dituntut untuk serba bisa, bukan hanya menyajikan konten dalam berupa tulisan tapi juga gambar dan video.

Attitude Tetap Dilihat

Semua ini tidak akan bekerja dengan baik, apabila sebagai blogger kita tidak memiliki attitude yang menyenangkan.

Beberapa temanku di agensi suka bercerita bagaimana ketemu sejumlah blogger yang sikapnya kurang mengenakan untuk negosiasi. Akhirnya teman saya memasukkannya ke dalam listing blogger yang tidak digunakan lagi.

Selama pengalamanku membesarkan blog ini, ada banyak asam manis. Berbeda dengan blogging zaman dulu. Sekarang sudah banyak teman-teman blogger yang menjadikan blog mereka menjadi sumber penghasilan utama.

Semoga tahun 2021 ini jauh lebih baik lagi.

Storyteller and Digital Marketing Specialist. A copy of my mind about traveling, culinary and review. I own this blog www.deddyhuang.com
Posts created 1729

17 tanggapan pada “Rahasia Blogging Sukses Meraup Cuan

  1. Aneh, rahasia kok diumbar umbar wkwk. Btw saya hanya ngeblog untuk berburu lomba aja. Sisanya saya ga terlalu fokus sih menekuni karir sebagai konten kreator atau digital marketing lewat Blog ini. Btw, kalau postingan di blog kita sepi, yang ada hanya sponsored post doang (tanpa ada tulisan sendiri), apakah bakal dilirik sama brand juga?

    Makasih tulisannya Koh Deddy, semangat terus.

  2. Nyimak banget dibagian ‘Agar blog dilirik oleh brand’ 😄

    Ngarep ..tapi msti kerja keras ya koh deddy..

    Informatif skali

    Salam kenal

  3. Insya Allah Om Cumi Lebay akan mendapat amal pahala dari manfaatnya memberikan ilmu kepada Koh Deddy. Al Fatihaah

  4. Makasih insightnya Koh Deddy.
    Jujur kadang suka redup semangatku, ciut, kalo liat blogger² lain yg keren² tulisannya, infografisnya seo nya dsb. Tapi aku terus upgrade skill for myself. Utk jadi lebih baik lagi terus and terus.
    Semoga thn 2021 aku bisa terus konsisten menulis sesuai niche dan tetap menjaga semangat ngeblog aku.

  5. blog yang saya bangun saat ini, nichenya: family travelling… rasanya kerjasama dgn brand yg bisa dilakukan cuma mentok di barter saja.. ada peluang ga menurut ko Deddy utk menghasilkan uang? ada masukan dan tips? 😉 😉

    1. Gak juga kok. Family traveling bisa juga mbak misalnya mengulas produk yang cocok sama family saat traveling. Tips dan trik. Hanya dirasa saat ini peluang kerjasama memang porsi kuenya agak sedikit. Brand mengalihkan ke kreator lain.

      Sedangkan untuk menghasilkan uang, saya juga gak yakin apakah buat fulltime blogger bisa seperti saya. Masih juga ada kekurangan, tapi berusaha dicari dari berbagai celah saja mbak.

  6. Halo mas Deddy, salam kenal.

    Hmm.. bagi saya yang paling sulit adalah mengarahkan tulisan blog ke satu niche. Karena sulit banget jadilah blognya gado-gado. Tapi tetep terus ngeblog, karena ngeblog itu punya sisi serunya sendiri buat saya.

  7. Saya sepenuhnya sepakat dengan apa yang Koh Deddy tulis ini, meskipun ada sebagian orang yang menyangsikan blogger ditengah maraknya vlogger, tapi blog masih punya tempat di ranah internet marketing

Tinggalkan Balasan

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
%d blogger menyukai ini: