Ada Apa Dengan MICE di Palembang?


“Tahu apa itu MICE?”

“Tidaaakkkk” serentak peserta seminar menjawab kompak memenuhi ruangan pertemuan hotel berbintang di pusat kota Pempek ini. Dalam ruangan yang besar ini bukan hanya saya saja yang hadir, tapi ada yang lebih berkompeten seperti pemilik hotel, pemilik usaha travel, para pelaku bisnis dan sisanya para pencari berita, adik-adik sekolah serta gurunya, juga komunitas eksis di sosial media.

Pertemuan penting di hotel Horison Palembang ini mengajarkan saya tentang arti bagaimana mengelola sumber daya yang kita miliki agar mendapatkan keuntungan, tidak hanya dari sisi jasa tapi juga produk. Khususnya Palembang yang dalam waktu dua tahun ke depan akan menjalankan Asia Games 2018, sudah mulai banyak para pebisnis yang membidik bisnis di wilayah Palembang.

Hari pertama pertemuan ini dimulai dengan perkenalan MICE. Singkatannya dari Meeting Incentives Convention Exhibition. Meeting adalah ruangan rapat yang memadai untuk peserta, Incentives sendiri sebuah reward perjalanan wisata yang bisa diberi oleh perusahaan. Convention merupakan pertemuan orang-orang berlatar belakang sama sehingga menjadi relasi. Terakhir, Exhibition sebagai tempat pameran.

Selanjutnya,  dari topik MICE ini kita pun jadi tahu mengenai cara membuat proposal sampai penyajian kepada sponsor. Bagaimana merancang sebuah event yang dapat menyedot pengunjung dan keuntungan secara ekonomi bagi penyelenggara. Salah satu contohnya, gedung hotel yang sedang digunakan oleh Kementrian Pariwisata ini adalah contoh MICE secara tidak langsung bagian dari Convention.. Harapan dari Kementrian Pariwisata adalah Sumsel, khususnya Palembang dapat menjadi kota yang siap mandiri menjalankan MICE.

Memang kalau terbesit, Palembang itu ada apa sih? Saya sendiri mengulik tiap destinasi yang ada di Palembang kemudian mempromosikan lewat blog sampai berpikir, wah ternyata Palembang itu masih punya tempat wisata. Bukan hanya sekedar menikmati pempek enak dari kota asalnya, tapi kita juga tahu sejarah sisa Sriwijaya.

Siapa tahu nantinya ada event organizer yang ingin menyelenggarakan event berskala nasional di Palembang. Tentunya Palembang pun sudah siap mulai dari pembangunan LRT yang mana masyarakat Palembang harus berdamai dengan macet. Atau nantinya proses pembangunan Trans Studio di Palembang seperti sudah dibangunnya Gramedia World yang terbesar se nasional. Membayangkan Palembang akan berkembang dalam waktu 2 tahun dari sekarang saja saya membuat saya makin sulit untuk berpindah dari Palembang, padahal saya sudah ada niat untuk pindah dari Palembang.

Berkunjung ke PSCC

Berkunjung ke PSCC

The Kitchen by Aryaduta Hotel Palembang

The Kitchen by Aryaduta Hotel Palembang

Dilanjutkan hari kedua, setelah hari sebelumnya kita hanya berada di dalam gedung hotel. Hari kedua ini para peserta diajak untuk kebeberapa tempat potensial yang dapat digunakan sebagai penyelenggara MICE. Mulai dari Ballroom Hotel Arya Duta, Palembang Sport Convention Center, dan Dining Hall Wisma Atlet di Gelora Sriwijaya Jakabaring. Ketiga tempat yang dikunjungi sepertinya ada beberapa poin yang memang ditandai untuk diperbaiki dan dipertahankan. Diperbaiki karena fasilitas dan kenyamanan belum memadai.

Wisma Atlet Jakabaring

Wisma Atlet Jakabaring

Acara MICE yang diselenggarakan oleh Kemenpar ini menjadi panutan bagi para pelaku MICE di kota Palembang. Bagaimana kesiapan tiap pelaku juga ditandai seperti fasilitas ruangan, apakah ruangan cukup dengan jumlah peserta, ketersediaan colokan listrik apabila sifat pertemuannya perlu menggunakan laptop atau hape untuk update sosial media. Termasuk enak tidaknya menu makanan bagi peserta.

Pastilah MICE ini berguna sekali, kalau bisa diadakan kembali. Apalagi seperti saya kalau ditanya dapat apa dari pertemuan penting ini dua hari. Saya boleh jawab saya dapat hikmahnya, bisa tidur di hotel berbintang, menikmati kolam renang, berjumpa relasi baru, dan berbagi pengalaman saya. Cuma itu saja? Oh tidak, tentunya MICE di Palembang perlu punya standar tentang bagaimana hospitality yang baik dan ramah. Terpenting adalah sumber daya yang memang terlatih, sigap dan melayani dengan hati.

Semoga Palembang siap menjadi tempat kunjungan MICE.

Iklan

6 pemikiran pada “Ada Apa Dengan MICE di Palembang?

Pembaca yang baik pasti selalu meninggalkan jejak komentar.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s